001_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/07/12/first-impression-happy-marriage-jdrama/

002_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana003_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana

Bagaimana rasanya hidup sebagai cinderella polos yang harus bekerja siang dan malam demi menghidupi satu-satunya keluarga yang menyusahkan? Well, ini dialami oleh Chiwa Takanashi (diperankan oleh Seino Nana). Chiwa rela bekerja di cabaret club saat malam merayap, berlanjut dengan toko retail elektronik saat pagi menyengat. Gaji kecil, kerjaan menyebalkan, ngangkut-ngangkut kardus besar, belum lagi dipegang-pegang oleh customer yang agak mesum. Chiwa harus senantiasa tersenyum dan memasang topeng seolah semua akan baik-baik saja.

004_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana

Belum cukup ujian di tempat kerja, pulang ke rumah ia mendapati amplop-amplop uang yang sudah dikategorikan lenyap sudah dari sana. Ayahnya yang gemar judi menghabiskan uang listrik, sewa rumah, dan uang makan dalam satu malam. Jika tipikal-tipikal drama seperti ini pemeran utamanya menderita, atau mungkin ayah yang gemar judi suka memukul, lain dengan yang ini. Chiwa tetap memandang ayahnya yang polos alih-alih bodoh dengan kasih sayang. Kenapa polos alih-alih bodoh? Ya memang seperti itu. Walaupun ia menghabiskan uang dalam satu malam ia masih nyengir-nyengir tanpa dosa dan masih minta tambah makanan yang notabene cuma tersedia timun.

Di suatu malam, Chiwa mengalami naas di cabaret club tempatnya bekerja. Ia harus berurusan dengan satu pelanggan yang cukup menyebalkan. Yap, kali ini peran tokoh utama pria menyebalkan dan dingin jatuh pada Dean Fujioka (memerankan Mamiya Hokuto).

011_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana005_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana

“Kamu manusia atau anjing? Bisa-bisanya kamu menuruti semua perkataan orang. Kamu bukan Chiwa kan? Pasti Chihuahua.” Kalau cuma dilecehkan seperti itu Chiwa masih bisa terima. Namun harga diri Chiwa tercabik saat Hokuto bertanya apa masalahnya? Uang? Kalau uang segini cukup? Hokuto langsung menyodorkan satu buntal 10.000an yen.

Jelas Chiwa emosi. Satu gelas air sukses mendarat di wajah tampan Hokuto. Akhirnya Chiwa yang sudah berbuat tidak sopan itu dipecat. Uang yang sudah dipinjamnya pada manager dirampas paksa. Dan Chiwa benar-benar mengalami puncaknya sebagai orang miskin.

006_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana007_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana

Esoknya, si Mamiya Hokuto sang pencetus ide Chihuahua datang kembali ke kantor Chiwa. Menawarkan ide aneh bin ajaib yang kedua: pernikahan. Dengan nada perintah dan arogan Hokuto meminta Chiwa untuk menikah dengannya. Tentu saja, pernikahan kontrak. Ia bahkan menyodorkan data dirinya (tinggi, berat, golongan darah, serta penghasilan dalam sebulan) pada Chiwa. Chiwa yang juga baru tahu kalau Hokuto adalah orang kaya yang sering muncul di TV-TV, kaget bukan main saat pernikahan tiba-tiba diacungkan tepat di depan hidungnya.

Bagaimana nantinya? Apakah Chiwa akan menerima pernikahan ‘kontrak’ dari Hokuto?

 

Drama ini memang memberi kesan drama Cinderella, wanita miskin yang digiring nikah oleh Pria kaya. Namun alurnya tidak lantas memenuhi ekspektasi penonton begitu saja. Saya berkali-kali geregetan karena tidak sesuai dengan harapan saya, namun justru itu poin dimana saya ingin menonton drama ini terus menerus. Nggak ada sesuatu yang baru dari Dean. Dia masih bagus dalam memerankan perannya. Peran pria dingin dengan masa lalu kelam yang kini menjadi orang kaya mungkin terdengar umum, namun Dean cukup sukses memerankannya.

009_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana

Yang justru menarik perhatian saya adalah Seino Nana. Awalnya saya cuma mau melihat eksplorasi akting Dean, tapi ternyata Nana juga memainkan perannya dengan apik. Ekspresinya benar-benar tulus dan terlihat sebagai orang baik sejati. Mungkin terdengar kurang meyakinkan, namun saya bisa merasakannya saat menontonnya langsung. Saya belum pernah melihat Seino Nana sebelumnya, dan ketika saya ngepoin Asianwikinya, ternyata beliau pernah main di Ouran High School Club walau cuma sebagai pemeran cewek-cewek kyaaa~ saat cowok-cowok host Ouran memenuhi ruangan. Well, she did a good job in here.

010_happy-marriage_hapi-mari_live_action_dean_fujioka_Seino_nana

Anyway, Menonton drama ini seolah melihat drama tipikal dengan kejutan-kejutan kecil. Geregetan, penasaran, doki-doki campur aduk jadi satu. Bikin saya terus-terusan berharap untuk nonton drama ini selanjutnya. Apalagi waktu dengar soundtracknya. Lagu pembuka terdengar seperti nada band korea. Agak ngebeat dengan japanese yang rada-rada bule aksennya. Lalu untuk soundtrack saat filmnya berlangsung benar-benar menghanyutkan. Mengingatkan kesan saya akan drama Korea yang kaya akan soundtrack mengalun indah.

Saya demen banget nonton drama ini sambil bersantai minum coklat panas dan ngemil kue putri salju (hehe, yup sisa lebaran kemarin, guys.) Untuk drama ringan yang heart-warming saya rasa patut dicoba.

Lagi demen nonton dramanya the silly but cute Matsuda Ryuhei. Selalu terkagum-kagum sama versatilitas drama Jepang. Demen karakter tsundere, drama yang genrenya unik seperti Akumu-chan, juga suka ngeliat akting Kaku Kento di 1/2 Ranma Live action.
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/07/12/first-impression-happy-marriage-jdrama/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>