main
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/04/15/sinopsis-episode-16-part-1-descendants-of-the-sun/

descendants-of-the-sun-episode-16-final-01

Mo Yeon merasa tidak percaya apa yang dilihatnya. Dia melihat Yoo Shin Jin berjalan mengarah padanya. Diapun berlari mendekat, namun dia terjatuh dan Shin Jin segera berlari menolongnya membantu berdiri.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-02

Setelah berdiri Mo Yeon menatap Shin Jin dengan serius, Shin Jin pun begitu hingga hampir meneteskan air mata.  Setelah sekian lama, yaitu 1 tahun memperingati meninggalnya  ternyata Shin Jin masih hidup.

“kamu masih hidup?”Tanya Mo Yeon dengan tatapan tak percaya yang dilihatnya.

“aku selalu ingin menjaga tanggung jawabku untuk tetap hidup”Jawab Shin Jin. Mata Mo Yeon sudah berkaca-kaca tak kuasa hingga terjatuhlah air matanya. Shin Jin langsung memeluk Mo Yeon. Mo Yeon lalu berkata berkali kali (kamu hidup)3x. Shin Jin pun meminta maaf karena dia baru bisa datang.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-03

Mereka berpelukan dan menangis meluapkan perasaan mereka. Rasa rindu, senang dan lega karena ternyata Shin Jin masih hidup. Setelah cukup lama Mo yeon lalu melepaskan pelukkannya.

“kamu sangat jahat. Kamu pikir menjadi hidup membuat semuanya baik-baik saja?” kata Mo Yeon yang lalu berjalan menjauh dan jongkok.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-04

Mo Yeon menangis sejadi-jadinya, sedang Shin Jin hanya bisa melihatnya dan menunggunya biar tenang dulu. Mo Yeon lalu berdiri dan memukul –mukul Shin Jin.

“Aku merindukanmu. Aku tidak pernah lupa tentangmu bahkan sedetikpun” kata Mo Yeon sambil terus memukul-mukul dada Shin Jin. Shin Jin tetap diam membiarkan Mo Yeon mengeluarkan semua emosinya.

Suasana hati Mo Yeon yang habis nagispun berubah dingin. Sambil berbalik dia mengatakan kalau dia tidak membutuhkannya dan akan hidup sendiri saja. Namun sedetik kemudian dia memeluk Shin Jin

descendants-of-the-sun-episode-16-final-06

“Saranghae(aku mencintaimu)” ucap Mo Yeon sambil memeluk Shin Jin. Shin Jin hanya diam

“aku bilang aku mencintaimu” ucap Mo Yeon lagi.

 

***

Di Urk Myeon Jo dan Gi Bom tengah makan mie bersama kemudian turunlah salju untuk pertama kalinya di Urk setelah sekian lama tidak pernah ada salju. ini adalah salju pertama setelah 100 tahun. wow…

mereka memandangi salju dari jendela. Myeong Jo lalu keluar dan melihat salju yang berjatuhan.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-07

“hari itu, letnan Yoon… mengatakan salju pertama di 100 tahun terakhir dan dia berjalan melewati salju.”

Datanglah Sersan Seo Dae Young. Myeong jo terpana dan meneteskan air mata, begitu juga Dae Young.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-08

“aku minta maaf. Aku mengambil waktu terlalu lama untuk menjawab.  Kita tidak berpisah. Tidak akan pernah berpisah denganmu lagi” ucap Dae Young sambil meneteskan air mata. Myeon Joo yang juga menagis lalu memukul-mukul  Dae Young meluapkan emosinya. Da Yeong lalu mencium Myeong Jo, namun segera Myeng Jo melepasnya dan memukulinya lagi. Setelah pukulan Myeong Joo mulai melemah Dae Youngpun kembali menciumnya.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-09

 

***

descendants-of-the-sun-episode-16-final-10

Di ruang istirahat Gi Bom yang sekarang sudah menjadi senior sedang memberikan arahan kepada para junior.  Berbeda dari biasanya yang bersikap seperti anak kecil, dia terlihat tegas dan tenang.  Setelah selesai tentara junior segera bergegas lalu masuklah Dae Young.

Melihat Dae Young yang masih hidup, sifat cengeng Gi Bom pun muncul. Dia menangis bahagia melihat ternyata kakaknya masih hidup.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-11

Dae Yeong segera mendekatinya dan memeluknya.

“hey, seorang sersan pleton tidak seharusnya dia menangis didepan laki-lakinya. Bagaimana hasil qualifikasimu?” tanya Dae Young

“aku lulus test, pak. Aku lulusan SMA sekarang” kata Gi Bom sambil nangis yang kemudian di peluk Dae Young lagi. Dae Young merasa bangga akan yang telah dilakukan adik angkatnya ini.

 

***

Myeong Joo mengambil kalung dilehernya dan mengalungkannya ke Dae Young. Kalung itu adalah kalung identitas Dae Young yang dia tinggalkan sebelum tugas kemarin.

Myeng Jo mencukur kumis Dae Yeong dengan busa. Myeong Joo melakukannya tanpa berbicara dan ekspresi yang datar.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-12

“aku tidak akan mati lagi. Benar-benar tidak lagi. Aku tidak akan mati tidak perduli apapun” ucap Dae Young

“aku tidak percaya padamu, tapi aku mau kau menjaga kata-katamu. Ini adalah salju untuk pertama kalinya dalam 100 tahun, dan kamu kembali hidup juga. Aku sudah menggunakan semua keberuntunganku. Semua yang kita punya tinggal menunggu keberuntunganmu” jawab Myeong Joo. Dae Young lalu memegang tangan Myeong Joo dan berkata okay.

Myeong Joo lalu menanyakan bagaimana dia bisa berada disini, bagaimana dengan Shin Jin Sunbae?. Dae Young bercerita kalau segera setelah dia melaporkan keselamatannya, dia mendengar tentang  Myeong Joo. Sesegera mungkin dia meninggalkan base camp, dan datang kemari (Urk) dan kapten pergi ke Albania.

Myeong Joo penasaran apa yang terjadi pada mereka berdua? Myeong Joo mendengar bahwa Dae Young dan sunbae  terbunuh di kejadian dan kru tidak dapat menemukan tubuh mereka setelah bom meledak.

Dae Young menjawab kalau militia tiba sebelum pemboman.  Mereka dibawa ke bom shelter sebelum pemboman.  Setelah itu mereka dikunci didalam penjara yang tidak diketehui dimana, sekitar 150 atau 155 hari.

 

***

descendants-of-the-sun-episode-16-final-13

Pada hari mereka dikurung, dua orang pasukan datang dan berniat menyelesaikan mereka dan pergi. Senjata sudah ditodongkan ke arah Shin Jin dan Dae Young, namun ada yang menembak tentara itu duluan dari belakang. Orang tersebut berusaha membuka sell, kemudian membuka penutup wajahnya.

Ternyata yang menyelamatkan mereka adalah Letnan Ahn yang pernah diselamatkan Shin Jin dulu kala. Letnan Ahn sudah berjanji akan membayar kembali untuk penyelamatan Shin Jin saat di korea, bahkan jika dia harus mati. Ini adalah untuk membayar hutangnya kepada Shin Jin.

 

***

descendants-of-the-sun-episode-16-final-14

Shin Jin yang sedang berbaring di tempat pengobatan melanjutkan cerita bagaimana dia bisa selamat. Dia mendapatkan bantuan dari cingu (teman) yang datang dari jauh.

“ini sudah selesai. Bagaimana kau bisa mematahkan tulangmu lagi? Aku berencana mematahkannya padamu jika kamu kembali.” Kata Mo Yeon

“pacarku adalah seorang dokter.” Balas Shin Jin lalu berusaha bangun dari tempat tidurnya.

Jessh…  Mo Yeon lalu bilang kalau dia rindu leluconya Shin Jin dan  memeluknya. Mo Yeon merasa senang Shin Jin kembali.

Aghh….jarum..  rintih shin jin kesakitan saat dipeluk. Mo Yeon segera melepaskan pelukkannya dan meminta maaf karena lupa tentang injeksinya. Shin Jin jadi tidak enak karena seharusnya satu-satunya yang meminta maaf adalah dia. Kemudian Shin Jin teringat semua kejadian kemiliterannya saat dia mencoba menyelamatkan Mo Yeon yang di culik, saat dia ditahan dan dianiayan musuh, saat dia ditembak saat penjagaan VIP di korea selatan,  dan terakhir saat dia ditembak dalam misi kemarin.

“itu tidak akan terjadi lagi” ucah Shin Jin

“wah,, aku tidak punya pilihan selain percaya padamu” jawab Mo Yeon. Shin Jin lalu tersenyum kecil mendengarnya. Melihat makanan dimeja, Shin Jin sangat penasaran apa itu.

“Itu adalah makanan untuk memperingati hari kematianmu. Hari ini adalah tahun pertama peringatan kematianmu.  Haruskah aku benar-benar mempersiapkan upacara pacarku sendiri?”tanya  Mo Yeon

“Solma(tunggu sebentar). Bukan itukan?” tanya Mo Yeon

“apa?”tanya Shin Jin tak mengerti [mo yeon berpikir kalau Shin Jin muncul sebagai hantu di acara 1 tahunannya]

descendants-of-the-sun-episode-16-final-15

Datanglah folunteer yang ingin memberikan pisau ke Mo Yeon. Mo Yeon lalu bertanya apakah dia bisa melihat orang yang di ranjang. Folunteer itu mengatakan iya, dia sangat tampan. Apakah dia pacarmu?. Mo Yeon lega, dia pikir dia melihat sesuatu(hantu).

“Wahhh,,,, kamu baru saja membunuhku dua kali. Kau pikir aku hantu? Kamu ini dokter!! Kau belajar obat, hoah,,” respon Shin Jin setelah melihat sikap Mo Yeon tadi.

“siapa yang suruh nongol di hari peringatan kematianmu? Makan ini (mendorong makanan yang memang dibuat untuk memperingati hari kematiannya) ini sangat berarti bagimu tak perduli kamu hantu atau bukan” balas Mo Yeon. Shin Jin lalu mengambil apel dan memakannya.

Mo Yeon mendapatkan video call dari temannya di Seol yang menanyakan bagaimana kabarnya karena tidak pernah contact mereka. Mo Yeon meminta maaf karena terlalu sibuk.  Teman temannya menyuruhnya pindah posisi karena tidak bisa melihat Mo Yeon di tempat gelap.

Mo Yeon lalu berpindah tempat dan menanyakan apakah sudah terlihat?

descendants-of-the-sun-episode-16-final-16

Semua lalu kaget melihat apa yang ada di belakang Mo Yeon. Suara musik serampun terdengar.

“apa aku melihat sesuatu?” tanya Lee Chi Hoon. Yang lainnya juga menjawab kalau dia juga melihatnya.  Mereka bertanya apa Mo Yeon tak apa apa dan tidak melihat sesuatu?

“hari ini adalah peringatan tahun pertama kematian kapten” ucap Dr. Ae

“jadi, itu pasti makanan untuk upacaranya” ucap Dr. Lee Chi Hoon

“benar, dia disana untuk memakan persembahannya” timpal Dr. Song

Mendengar itu Mo Yeon tersenyum dan sengaja mengarahkan Hpnya ke Shin Jin yang sedang makan.  Melihat itu temannya semakin Syok dan menjatukan ponselnya. Dr. Song sampai terjatuh pingsan.

“wow, kamu baru saja membunuhku 3 kali. Apakah ini lucu?” ucap Shin Jin

“saat kamu benar-benar pergi…  bagaimana bisa melewati kesempatan lelucon sebesar ini? Bukankan mereka sangat lucu” respon Mo Yeon

Temamnya lalu menelpon lagi.

“sunbae, dengarkan baik-baik yang kukatakan. Katakan padanya kamu mencintainya,,, dan bahwa kamu merindukannya. Katakan dengan kencang sekarang. Jadi dia bisa beristirahat dalam damai” ucap Dr. Lee Chin Hoon dramatic.

“Apa?” tanya Mo Yeon

“aku tau ini berat untuk dipercaya, tapi kapten Yoo ada dibelakangmu sekarang ini. Aku berharap dia istirahat dalam damai” ucap Dr. Lee lagi.

Mo Yeon senang bisa mengerjain mereka.  “Mereka sangat senang dan ingin kamu segera istirahat dalam damai “ ucap Mo Yeon pada Shin Jin lalu mengarahkan hanphonenya agar Shin Jin sendiri yang bicara pada mereka.

“wah.. kau tidak bisa berkata seperti itu. Itu membuatku sedih” ucap Shin Jin pada teman-temannya.

Para dokterpun merasa kaget, tidak mungkin kalau itu benar-benar dia. Setelah menutup telpon mereka merasa senang kalau itu benar Shin Jin, bukan hantu.

 

***

descendants-of-the-sun-episode-16-final-17

Shin Jin dan Dae Young tiba di pangkalan militer korea dan disambut oleh para tentara.

Jendral Yoon segera memeluk mereka berdua dan berterimakasih karena masih hidup.  Kemudian pimpinan langsung mereka, kolonel Prak Byung-Soo maju dan memanggil mereka berdua

“aku membenci untuk apa yang telah kalian letakkan padaku, tapi…  aku membuat kolonel saat kalian disana (para tentara yang lain pergi menginggalkan mereka) aku di tahun pertamaku. Jadi photoku ada di kertas. Tapi aku lebih merindukanmu daripada …” ucap kolonel Park Byung-Soo. Terdengar dari kejauhan ada yang menaggil-manggil kapten.

descendants-of-the-sun-episode-16-final-18

Itu adalah panggilan dari member tim alpha yang lainnya. Dae Young dan Shin Jin langsung berlari kearah mereka tanpa memperdulikan letnan yang lagi ngomong dengan mereka. Tim alpha saling berpelukan gembira. Sementara kolonel Park lalu membuka matanya dan mendapati bahwa sudah tidak ada satu orangpun disana.

“Yoo Shin Jin dan Seo Dae Young akan menulis laporan selama waktu kerja sekarang. Laporannya akan setebal textbook sekolah” ucap kolonel park. Mendengar itu temannya hanya bisa mendoakan semoga beruntung dan lari meninggalkan Dae  Young dan Shin Jin.

 

***

 

Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/04/15/sinopsis-episode-16-part-1-descendants-of-the-sun/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>