main
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/04/08/sinopsis-episode-14-part-1-descendants-of-the-sun/

Mobil ambulance yang membawa pasien sudah datang dan para dokter berlari untuk segera menyelamatkannya. Dr. Song meminta untuk Dr. Kang menyelamatkan mobil ambulance yang datang satu lagi dan dia akan mengurus yang ini.

descendant-of-the-sun-episode-14-01-syok-blod

Ambulance yang satu lagipun datang dan betapa kagetnya Mo Yeon ketika melihat siapa yang berada dalam ambulance yang bersimpah darah.

descendant-of-the-sun-episode-14-02-syok-blod

Mo Yeon segera melarikannya ke ruang UGD untuk segera dapat penyelamatan.  Selama perjalanan ke UGD Mo Yeon berteriak teriak agar Shin Jin membuka matanya.Mo Yeon sangat ketakutan samapai menagis karena Shin Jin menemuinya dalam keadaan terluka parah.

 

***

descendant-of-the-sun-episode-14-03

Situasi menegangkan yang terjadi sebelum Shin Jin terluka parah dimana ketika  itu dia sedang bertugas untuk menjaga keamanan pertemuan para pejabat. Letnan Ahn dari korea utara datang, padahal kemarin dia bilang kalau dia akan libur dari timnya untuk menjaga keamanan hari ini. Untuk berjaga-jaga jika itu adalah jebakan, Shin Jin dan Dae Young mengacungkan senjata kepada Letnan  Ahn. Letnan Ahn Jung Joon lalu mengankat tangannya tanda bahwa dia tidak akan menyerang. Shin Jin lalu bertanya kenapa dia berada disini?

descendant-of-the-sun-episode-14-04

Letnan Ahn menjawab kalau dia tidak percaya dengan timnya jadi dia menemui temannya.  Letnan Ahn meminta kepada Shin Jin untuk membawanya kembali ke korea utara.  Dae Young bertanya ataukah ini karena Suaka Diplomatik?

“Duoor..!”  Tiba tiba terdapat suara tembakan yang mengarah pada letnan Ahn.

descendant-of-the-sun-episode-14-05

Letnan Ahn tertembak beberapa kali dari sebuah mobil van. Adu tembakpun tak terelakkan. Shin Jin dan Dae Young segera mencari tempat aman dan menembaki mobil itu. Mobil itu segera menuju ke tempat Letnan Ahn dan memaksanya masuk. Ternyata tujuan pasukkan itu bukan untuk menggagalkan acara diplomatik melainkan untuk menangkap Letnan Ahn.

descendant-of-the-sun-episode-14-06

Sementara pasukkan lain memasukkan Letnan Ahn yang lainnya memblok dan menembaki Shin Jin dan Dae Young yang berada dibalik mobil. Shin Jin segera memberi tau pasukkan yang lainnya melalui spytalk di tangannya untuk segera datang kelokasi kejadian

Gerombolan penembak berhasil membawa Letnan dan berencana kabur dengan mobilnya. Shin Jin dan Dae Young menembaki mobil itu dan bannya agar tidak bisa kabur. Shin Jin segera berlari mengikuti mobil itu. saat ada mobil lain yang akan menabraknya dia berhasil melewati mobil dengan tumpuan lututnya. Shin Jin Terus mengejar mobil itu

descendant-of-the-sun-episode-14-07

 

***

Kembali ke setelah kejadian itu.  Detak jantung Shin Jin tidak stabil dan membuat Mo Yeon Harus menggunakan alat pengaget jantung.  Satu kali ditempel ke dada Shin Jin dan melihat kemonitor, belum ada perubahan.  Mo Yeon mencoba lagi yang kedua dan meningkatkan tegangannya namun saat melihat kemonitor lagi masih sama. Akhirnya Mo Yeon melakukannya dengan tangannya sendiri  lalu menghitung hana, dol, set berkali kali namun tidak ada yang berubah. Para dokter yang lain sudah mulai menyerah karena tekanannya tidak kembali normal.

descendant-of-the-sun-episode-14-08

Mo Yeon semakin kawatir dan menagis sambil menyebu nyebut Shin Jin untuk kembali. Layar tekananpun berbunyi  dan garisnya hampir lurus.

 

***

Kembali ke situasi sebelum luka itu terjadi. Shin Jin berhasil berada di depan mobil itu dan akan menembaknya. Amunisi Shin Jin tinggal satu dan dia mulai menghitung jarak mobil yang mendekat.

“10 meter, 5 meter… sekarang!” kata Shin jin yang langsung menembak gas pemadam kebakaran. Gas itu mengeluarkan kepulan asap yang membuat mobil di depanya tak bisa melihat. Meskipun begitu musuh masih tetap melakukan tembakan yang menyebabkan Shin Jin tergeletak jatuh kena tembak dan mobil tersebut menabrak mobil yang lain.

descendant-of-the-sun-episode-14-09-Shin Jin terluka parah

Tim yang lainnya yang baru datang segera berlari mendekati kapten Shin Jin. Shin Jin hanya bisa melihat mereka berlari mendekat samar-samar karena lukanya membuat penglihatannya mulai tak jelas lalu menutup matanya.

descendant-of-the-sun-episode-14-10-Shin Jin terluka parah

 

***

“aku mohon jangan. Kenapa kau jahat sekali padaku? Aku mohon padamu. Kumohon bangun, brengsek!” kata Mo Yeon semakin kawatir karena tidak ada tanda-tanda tekanan Shin Jin yang kembali normal.

descendant-of-the-sun-episode-14-11

Mo Yeon akhirnya melepas tangannya menyerah dan menangis sekerasnya. Namun tiba-tiba terdengar suara “Sakit Sekali” Kata Shin Jin. Dr. Lee lalu mengatakan kalau tekannya kembali normal.

Mo Yeon segera membombardir pertanyaan “apa kau sadar?apa kau tau kau dimana?kau bisa mendengarku?kau bisa melihatku?”

Shin Jin bukannya menjawab pertanyaan Mo Yeon tapi malah menanyakan dimana Senior Letnan Ahn? . Mo Yeon tidak mengerti maksudnya.

“pasien luka tembak yang juga datang denganku. Apa dia masih hidup?” tanya Shin Jin sambil menahan rasa sakitnya. Mo Yeon hanya bisa melihatnya dan menangis seolah berkata kenapa dalam keadaan kritis seperti ini dia masih bertanya tentang orang lain?.

descendant-of-the-sun-episode-14-12

“Dugu?(siapa?) siapa dia!? Apa kau bisa mengkawatirkan orang lain sekarang? Kau juga sedang sekarat. Jika aku menaikkan joulnya tadi, kau pasti sudah mati.” Teriak mo Yeon kawatir. Disaat yang kritis tersebut Shin Jin masih sempat bercanda “kau terlihat… seperti sessuatu yang super cantik”

“dasar pria brengsek” teriak mo yeon tidak mengerti lagi. Shin Jin lalu bangun dan kembali menanyakan pasien yang tadi. Mo Yeon bertanya kenapa kau bangun, memangnya siapa orang yang sedang dibicarakan itu. “apa dia lawanmu?apa dia penembakmu?” tebak Mo Yeon.

Shin Jin lalu mengatakan kalau itu temannya. Dia sahabatnya dan bertanya lagi dimana dia. Maknae datang berlarian dan mengatakan kalau  pasien yang datang bersama kapten membawa kekacauan.

descendant-of-the-sun-episode-14-13

Letnan Ahn menyandera Dr. Ae dan menyuruh semua untuk tidak mendekat, jika tidak maka dia akan membunuh semua yang ada disana.  Dr.Ae mencoba menasehati jika dia tidak segera diobati maka akan segera mati, karena mengalami pendarahan yang hebat. Letnan Ahn menyuruhnya diam dan mengacungkan pisau padanya. Petugas keamanan mengarahkan pistonya ke Letnan Ahn. kemudian pistol itu di turunkan oleh Shin Jin yang kemudian menangani masalah ini.

Shin Jin berkata mereka akan menjatuhkan pistol tapi dia harus mau di obati. Letnan Ahn tidak percaya pada dokter Korea Selatan dan tidak mau dioperasi yang belum tentu menjamin keselamatannya.

Shin jin lalu mengatakan yang harusnya dikawatirkan adalah bagaimana di ruang operasi nanti. Tak perduli korea Selatan atau Korea Utara, hanya dokterlah yang bisa menyelamatkanmu sekarang ini.

Letnan Ahn mengatakan kalau itu tidak perlu. Namun karena kehilangan banyak darah diapun terjatuh dan pingsan. Dr. Ae segera mengecek keadaan pasien dan mendiagnosa kalau dia mengalami trauma.

Mo Yeon lalu menyuruh untuk membawa ke ruang operasi 4, disana ada Dr. Song.

descendant-of-the-sun-episode-14-14

Mo Yeon akan pergi namun dihentikan Shin Jin yang memintanya untuk Mo Yeonlah yang mengoperasi nya.  Mo Yeon lalu memberi perintah kepada dokter yang lain untuk mengikat Shin Jin sampai kondisinya membaik dan jika dia mematahkan sesuatu, pasangkan gips di tangannya dengan pandangan marah ke Shin Jin lalu pergi .

 

***

descendant-of-the-sun-episode-14-15

Dr. Song dan Mo Yeon tengah dalam operasi pengambilan peluru di tubuh letnan Ahn.  Beruntung pelurunya tidak mengenai jantungnya dan detakan jantungnya normal.  Saat akan membedah di perut pasien, Mo Yeon melihat bekas luka jahitan di tangan dan sepertinya ada sesuatu di dalamnya.

 

***

descendant-of-the-sun-episode-14-16

Di lokasi kejadian Dae Young melaporkan kejadian tersebut pada kapten pimpinan. “Letnan Ahn Jung Joon adalah pasukan khusus korea utara. Dia ditugaskan untuk menjaga VIP.  Kudengar dia akan bertugas dalam pertemuan kedua nanti.”. Disaat liburan di Seol si brengsek malah diserang, respon pimpinan kapten. Dae Young lalu membalas kalau Letnan Ahn sedang dikejar. Para pasukkan yang menembak kapten Ahn dan Shin Jin berhasil ditangkap dan masih berada di lokasi.

Melihat lengan, fasilitas, kondisi dan taktik mereka , mereka sepertinya orang terlatih.  Mereka bukan orang amerika, sepertinya orang rusia.

Petugas yang menyelediki mereka lalu datang dan mengatakan kalau identitas mereka telah diketahui. Mereka adalah pasukan militer kedutaan Matagonian.  Mereka mengatakan kalau Letnan Ahn telah memalsukan pasport Matagonian.  Karena itulah mereka mengejarnya.

Dae Yeoung merasa aneh kenapa petugas kedutaan melakukan kekacauan ini hanya karena pasport palsu? Alasannya terlalu munafik. Kepala pimpinan tak punya pilihan lain seleain membebaskannya dan menyerahkan menurut hukum mereka.  Semua orang yang menyerang itu masuk kemobil untuk dikembalikan kenegaranya. Sekarang satu-satunya informasi yang bisa didapat hanya dari Letnan Ahn. Harry Potter kemudian melaporkan kalau letnan Ahn sudah selesai dioperasi.

 

***

Dirumah sakit saat Mo Yeon menemui Shin Jin, Shin Jin lalu bertanya bagaimana?

“bagaimana apanya?” tanya Mo Yeon

“Operasinya!”Jawab Shin Jin.  Mo Yeon hanya bisa menghela nafas hufh…

“dia sudah selamat. Dan sekarang dia sudah dipindahkan ke kamar inap.”

Shin Jin merasa lega dan menyenderkan badannya.

descendant-of-the-sun-episode-14-17

“Selain pasien itu, ada juga pasien lain yang selamat dari sekarat.  Sepertinya pasien itu sedang menganggapku dokter sekarang.  Dokter itu, 1 jam yang lalu merasa seperti di neraaka melihat pacarnya” kata Mo Yeon lagi. Shin Jin hanya bisa merunduk dan minta maaaf.

“hanya itu? Penjelasannya? Kau tak ingin menjelaskannya? Apa kau tidak ingin bertanya bagaimana perasaanku? Bahkan kau dengan teganya malah bertanya tentang keadaan orang lain.

Cepat sembuh, jika tidak aku akan membunuhmu”kata Mo Yeon. Shin Jin hanya bisa merunduk tak tau harus membalas perkataan Mo Yeon bagaimana karena merasa bersalah.

Mo Yeon lalu memberikan sesuatu karena kemarahannya mulai mereda. Shin Jin bertanya apa ini?. Tiba tiba ada yang datang membawa pasien Letnan Ahn. Mo Yeon bertanya kenapa pasien itu dibawa kesini?. Dr. Lee menoleh kearah Sersan Seo dan Harry Potter yang ikut bersama mereka.

descendant-of-the-sun-episode-14-18

Sersan Seo Dae Young memberi hormat kepada Kapten Shin Jin lalu memberi laporan mulai sekarang, dialah yang bertugas menjaga kamar pasien ini dan akan melakukan pembatasan area. Dan Mohon kerja samanya.

 

***

Mo Yeon duduk di luar ruangan dan datanglah Dae Young. Mo yeon lalu memperlihatkan sebuah memory card. Sepertinya, kapten Yoo yang memintaku mengoperasinya karena ini.  Dia mengeluarkannya dari tubuh pasien.

 

***

descendant-of-the-sun-episode-14-19

Diruangan para dokter sedang menggosip tentang Letnan Ahn dan Kapten Yoo

“Sinca?(benarkah?” tanya dokter yang suka kepo yang menjadi profesor karena koneksi.

“banyak yang beredar, bahwa dia pasien tentara Korea Utara” jawab suster

“tapi apa kau rela mengobati orang Korea utara?”

“Tentu saja. Kita harus mengobatinya. Kita sudah mengoperasinya tadi.” Jawab Dr.Lee sambil masih sibuk melihat kelayar komputer.

“kau tak takut? Diakan punya luka tembak. Aku mungkin akan gila jika mengalami situasi seperti ini”

“kami bahkan mengalami hal yang lebih buruk lagi di Urk. Semua tentara membawa senjata. Hanya terdengar suara hormat, hormat. Lapor, lapor. Angkat tangan, jika bergerak, kami akan menembakmu” kata Dr. Lee sambil mengacungkan tangan seperti sedang memegang senjata api.

descendant-of-the-sun-episode-14-20

Dokter yang tadi kaget dan marah “dasar pembohong! Kau pikir aku siapa?”. Lalu Dr. Ae datang denga membawa peralatan yang ada pada Letnan Ahn dan mengatakan kalau dia malah memukul mereka.  Apa tidak lihat berita? Jadi sebaiknya jaga omonganmu. Dokter itu hanya ngangguk2 ya,ya,ya,ya seolah tak percaya dan diiyakan saja biar cepat selesai.

Tiba tiba terdengar suara memanggil-manggil Dr. Ae.

descendant-of-the-sun-episode-14-21

Dr. Song berlarian menerjang dokter yang didepannya kemudian memegang Dr.Ae kawatir. “kudengar kau disandera! Kau baik-baik saja? Kau terluka?. Dimana si brengsek itu? Akan kubunuh dia!” kata Dr. Song teriak-teriak

“dia adalah pasien yang telah diselamatkan oleh Dr. Song” jawab Dr.Ae

“jadi dia adalah pasien yang aku operasi tadi? Ow Heo Joon, Ow Schweitzer” kata Dr. Song menyesal dan memukul pipinya sendiri. Dr. Ae memegangi kepalanya tidak apa apa.

Dr.Kepo mengatai mereka norak dan bertanya pada Mo Yeon katanya pacarnya datang bersama dengan orang Utara itu? Orang itu sebenarnya siapa? Kenapa dikoridor banyak pengawal yang mengerumuni?. Mo Yeon hanya menjawab kalau dia sendiri tidak tau siapa dia sebenarnya. Kemudian Mo Yeon pergi karena ketua memanggilnya.

descendant-of-the-sun-episode-14-22

Para dokter kemudian bertanya apa yang dibawa Dr. Ae. Barang itu adalah milik pasien Letnan Ahn.

“ini semua barang dari Korea Utara ya?”tanya Dr. Lee yang kemudian mengambil bulpen dan mencoba menulisnya di kertas namun tidak bisa untu menulis, sepertinya tidak ada tintanya.

Dr. Song lalu menyerobot bulpen itu dan mengatakan kalau tintanya macet kamu harus menjilatnya dulu. Sebelum bulpen itu sampai di lidahnya Dae Young datang dan langsung mengambilnya lalu membisikkan sesuatu ke Dr. Song kemudian pergi dengan membawa alat-alat itu.

descendant-of-the-sun-episode-14-23

Para dokter bertanya apa yang dikatakannya?

“ah, pena itu bukanlah pena biasa. Tintanya berisi racun. Jadi aku hampir saja mati.” Kata Dr. Song yang lalu mempraktekannya pura pura sekarat dan terjatuh yang kemudian menjatuhi  Dr. Ae.

 

***

descendant-of-the-sun-episode-14-24

Sementara itu di lorong rumah sakit banyak petugas yang berjaga di depan kamar Kapten Shin Jin dan Letnan Ahn. Ketua marah karena di rumah sakitnya ada yang semena-mena.

“minggir, memangnya hanya RS. Haesung saja yang ada di Gangnam ini? Ini adalah rumah sakit MAHAL! “ teriak ketua. Para petugas hanya membalas bahwa ini adalah tugas mereka dan meminta tolong untuk kerja samanya.

Sekertaris yang mengikuti ketua memberikan kertas yang mereka kirim. Dengan marah ketua mengatakan kalau ini bukanlah tugas kita..!. kemudian di melihat kerah Dr. Kang dang berkata

“memangnya siapa pacar si Dr. Kang hingga mereka bisa seenaknya begini? Dan siapa yang dia bawa itu? Apa mereka bertengkar? Siapa yang menang?”

“entahlah”jawab Dr. Kang tidak enak.

“ah, pacarmu pasti kalah. Aku tahu pasti dia kalah. Kau pikir hanya kau yang bisa melakukan kemiliteran?” kata ketua. Mendengar itu sekertarisnya lalu nyletup apakah ketua pernah ikut wamil? Ketua jadi semakin marah dan berteriak-teriak ke sekertarisnya yang membuat petugas meminta tolong menjaga ketenangan karena ketua berisik.

Ketua tidak terima yang harusnya diam adalah mereka. Ini adalah rumah sakitkunya.  Ketua lalu menunjuk Dr. Kang yang harus bertanggung jawab. Baik sebagai dokter atau sebagai wali pasien.

 

***

descendant-of-the-sun-episode-14-25

Di ruang pasien Shin Jin mengintrogasi Letnan Ahn apakah sedang dalam misi. Apa alasannya masuk ke dalam Korea Selatan. Siapa yang memerintahkannya?.  Letnan Ahn hanya diam saja. Shin Jin semakin menekankan kalau mereka mengintrogasi berdasarkan perjanjian jenewa,  apakah yang dicari merupakan urusan politik? Letnan Ahn hanya menggerakkan kepalanya dan masih diam.

Pimpinan yang memperhatikan tadi sudah tidak sabar, karena dia tak mungkin buka mulut. Dia berlarian kesini hanya untuk dikirim ke Korea Utara? Yang benar saja. Lalu pimpinan memberinya waktu untuk menjawab dan pergi keluar.

 

***

descendant-of-the-sun-episode-14-26

Diruangan yang lain untuk memata-matai gerak gerik Letnan Ahn,  Dae Young memperlihatkan barang-barang Letnan Ahn.  Jika liburannya adalah alat penutup untuk black misinya maka ini adalah jawabannya. Dae Young lalu meletakkan memorycard di meja.  Petugas segera mengambilnya untuk di cek isinya [mimin suka sekali saat Dae Young memakai jas hitam.terlihat keren,,,]

Pimpinan merasa ini membuatnya gila.  Pimpinan lalu tertanya pad petugas yang merekam setiap pembicaraan di ruang pasien apakah Letnan Ahn mengatakan sesuatu?

Harry potter lalu melaporkan kalau letnan ahn tetap diam. Kapten Yoo berusaha memancingnya.  Pimpinan penasaran apakah dia melakukan negosiasi dengan melibatkan keluarga?

“Sebenarnya pak. Dia bilang, bahwa dengan tambahan cuka dan mustard mie-nya akan enak. “jawab Harry Potter dengan nada serius dan menelisik.

“Apa..?! mereka sedang membicarakan apa?” tanya Pimpinan marah. Sedang Dae Young terlihat memikirkan sesuatu saat mereka makan bersama letnan Ahn.

“ini adalah resep eksklusif Senior Letnan Ahn” jawab harry potter. “apa kau sudah gila?” teriak pimpinan yang membuat semua orang yang disana kaget. Sedang Dae Young hanya tersenyum melihat kelakuan pimpinannya.

descendant-of-the-sun-episode-14-28

“kita diminta untuk melapor dan mereka malah asik berbagi resep? Kenapa seorang kapten bisa ceroboh seperti  itu?” kata pimpinan kawatir sampai mengepal-ngepal tangan kezel kezel…  Tiba-tiba ada telpon, pimpinan lalu meperlihatkan pada tim telpon siapa ini. Dia panik dan bingung harus bagaimana. Dia mondar mandir lalu menenangkan diri dan menjawab telpon dengan tenang

“aku adalah letnan Kolonel Park Byeong Su.”

“jadi kau masih belum mendapatkan informasi apapun? Jadi ini apa yang kau sebut laporan? Pertama akan dilakukan besok. Perwakilan Korea Utara sedang dalam perjalanan sekarang.  Jika kita tidak menyerahkan Ahn besok, maka mereka akan bertindak. Lalu kita harus bagaimana”

Lalu petugas memberi tau kalau perwakilan sudah memasuki Seol.  Apakah Pyeongyang sangat dekat dengan Seol?. Ketua lalu menutup pintu dan menyuruh segera melakukan infestigasi dan mengirim laporannya

 

–> Lanjut episode 9 Part 2.

 

Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/04/08/sinopsis-episode-14-part-1-descendants-of-the-sun/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>