000_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/03/28/part-1-itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau-sinopsis-episode-03/

001_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Kihoko terlihat sedang senang. Dia menghabiskan sebagian besar uangnya untuk membelikan Ren peralatan dapur dan gorden. Katanya, ide iklan yang disubmit untuk perusahaan diterima. Mungkin dia lagi happy. Dan Ren pun tertular senang. Dengan polos Ren mengucapkan terima kasih sebelum akhirnya membuatkan makanan untuk Kihoko sebagai rasa bersyukurnya.

002_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Sementara itu, Ibuki ternyata sudah ditransfer dari kantor pusat ke tempat Oto-chan bekerja. Ia mengenalkan diri di depan Oto-chan sambil mengulas senyum. Sedetik setelah itu, atasan Oto-chan datang. Ia melarang Ibuki memberi perawatan pada Sonoda-san (nenek demensia yang diajak ngobrol Ibuki) lantaran nenek itu sudah menunggak tagihan. Ibuki malah melengos pergi sebelum masuk kamar Sonoda dan menutup pintunya. Well done, Ibuki! Oto-chan hanya mendengus tertawa melihatnya.

***

003_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Oto-chan yang habis pulang Shift malam nggak jadi pulang setelah turun dari bis. Dengan langkah mengendap-endap jenaka, dia bermaksud pergi ke rumah Nenek Shizue dan bertemu dengan Ren di tengah jalan. Baru saja Oto sumringah dan berlari menghampiri Ren, ia terjatuh. Dan ternyata Kihoko mengikuti Ren dari belakang. Mereka pun bersapaan. Dan Ren mengenalkan Kihoko sebagai pacarnya. Awkward! Sudah gitu ada mobil lewat yang membelah pertemuan itu. Oto ke sebelah kanan, Kihoko Ren ke sebelah kiri. Oto makin keliatan jomblonya. Hiks.

020_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Tapi ternyata ada kenyataan pahit di balik manisnya hubungan Ren dan Kihoko.

“Tidak seharusnya kamu mengenalkan aku sebagai pacarmu. Harusnya: ‘Orang ini menyukai orang lain yang sudah menikah. Aku hanya menemaninya. Orang ini kasihan sekali ya.’” Kata Kihoko namun masih mencetak senyum dan memanggil taksi. Namun Ren mencegahnya. Lalu ia menggiring Kihoko untuk duduk di bangku halte.

004_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Memang kita berdua salah. Kita saling menemani untuk menutup rasa kesepian. Tapi.. Bisakah saat ini kamu hanya melihatku? – Soda Ren.

Baiklah. Penampakan sekeren dan selugu Kora Kengo tampaknya belum menggugah hati Kihoko. Wanita itu hanya tersenyum sambil menunduk dan berkata, “Ren blak-blakan sekali.” Katanya sebelum terdiam dan berkata lagi, “Aku senang Ren merasakan seperti itu.”

Dan taksi pun datang. Ren pun ditinggal tanpa jawaban pasti atas pernyataan cintanya. Aaargh.

***

021_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Sementara itu di rumah nenek Shizue, Oto digodain sama nenek murah senyum ini. “Cinta bertepuk sebelah tangan itu, nantinya akan menjadi harta yang berharga setelah 50 tahun lewat.” Haha. Oto langsung cemberut dan memberi makan anjing yang mereka pungut di jalan.

“Cinta bertepuk sebelah tangan itu, nantinya akan menjadi harta yang berharga setelah 50 tahun lewat.” – Nenek Shizue

022_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Siang itu Konatsu duduk ‘ngafe’ dengan Haruta. Ia percaya diri dengan tampilannya. Dengan jaket biru muda dan syal merah yang membalutnya, Konatsu berceloteh tentang orang-orang yang menjulukinya modis. Beberapa detik setelah itu, Haruta disapa orang tiga wanita kece dengan busana high-fashion. Ternyata tiga wanita itu orang-orang yang masuk majalah berkat kecantikannya.

005_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

“Di Tokyo, orang-orang modis sepertimu banyak berkeliaran.” Kata Haruta enteng sementara Konatsu ciut abis. Menyadari pergantian atmosfir yang tidak enak, akhirnya Haruta berkata, “Ikut aku.”

Konatsu dirombak habis-habisan. Rambutnya dipotong pendek lucu dan dia mencoba salah satu busana mahal di butik mewah Tokyo.

006_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

“Aku mau beli ini.” Kata Konatsu sambil mematut diri di cermin. Tapi harganyaa..

Konatsu meminta informasi tentang part time job yang dilakoni tiga teman wanita Haruta tadi. “Tidak boleh. Kalau aku beritahu, aku bisa dimarahi Ren.” Tapi Konatsu hanya mengerucutkan bibir sambil menatap diri di cermin.

“Aku tidak mau melepaskan baju ini.”

* * *

Di tempat kerja, Ibuki melakukan tugasnya dengan baik. Terlalu baik malah. Dia sampai ingat tiga gigi palsu yang tertinggal di kamar mandi milik siapa. Oto diam-diam tersenyum melihat Ibuki.

007_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Wuiih. Konatsu akhirnya bekerja di tempat yang direkomendasikan Haruta. Kerjaannya mudah, menemani bos perusahaan karaoke dan mendapatkan 100.000 yen. Hmm.. Oke. Kalau Ren denger bisa ngamuk nih. Tapi demi uang 100.000 yen, Konatsu yang ketar ketir akhirnya maju terus.

***

Ren kelihatan galau. Dia menunggu Kihoko yang tak kunjung keluar kantor sambil memandangi dua tiket planetarium. Akhirnya dia pulang tanpa hasil apapun.

008_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Saya bersyukur dia nggak ketemu Kihoko. Karena setelah itu Ren tak sengaja satu bis dengan Oto. Ren yang tidak memperhatikan sekeliling langsung duduk dan menggosok-gosok kaca yang berembun dengan jarinya. Tentu saja, sejak awal Oto sadar cowok itu masuk dan duduk di seberangnya. Waktu dengan polosnya Ren bermain embun kaca, Oto hanya mendengus tertawa, dan Ren baru sadar ternyata ada gadis itu di sana. Oto pun menulis “Otsukaresama” dengan embun di kaca sebelahnya. Mereka berdua tersenyum. Saya suka chemistry antara mereka berdua. Ringan, natural, dan lembut. Mengalir alami nggak macem-macem.

009_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Mereka berdua pun turun bis dan harus berpisah ke kedua arah yang berbeda. Ren membungkuk lagi sambil mengucapkan salam. Tapi..

Oto terlihat salah tingkah dan seperti tidak mau berpisah. Tiba-tiba dia mengangkat topik tentang jalan-jalan dengan anjing sambil garuk-garuk hidung. Tapi gagal. Ren kurang peka. Dia bilang mau ajak anjingnya jalan-jalan setelah ini. Kenapa nggak ajak Oto-chan juga, Ren!? Huhu.. gemas saya.

010_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Tapi yang terjadi setelah itu sangat manis. Ren berbalik dan memanggil Oto-chan seraya berkata, “Sugihara-san. Sejak hari itu, aku terkesan terhadapmu. Aku mendukungmu. Karena itu, mari berjuang.” Katanya dengan mimik tubuh yang lucu.

Oto tersenyum, dan berkata. “Kamu juga harus berjuang, lho!”

***

Esoknya, Ren ngeliatin HP terus. Mungkin karena Kihoko belum menghubunginya lagi setelah pernyataan cinta. Lagi bekerja pun matanya tidak lepas dari ponsel. Saat berbunyi, dia mengangkatnya dengan antusias. Ternyata itu telepon dari salah satu rekannya dan dia menggoda Ren. Haha.. Ren dicengin.

011_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Ren cemberut dan duduk di pinggir jalan sambil menenggak minuman kalengan. Di tempat dekat dia duduk, terdapat dua tangkai bunga yang tumbuh di antara bata blok jalanan. Tanpa pikir panjang, Ren langsung mengambil foto bunga tersebut.

012_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Sementara itu, di panti jompo tempat Oto bekerja, ada tamu istimewa datang. Dengan seperangkat kamera, lagi. Yup, ayah Ibuki alias pemilik dari panti jompo sedang ada kunjungan untuk lansia yang sedang membuat prakarya. Bukannya gembira, Ibuki malah menatap ayahnya dari jauh dengan wajah sedih.

013_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

014_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Ibuki bercerita pada Oto, bahwa dia anak dari selingkuhan ayahnya. Sementara kakak laki-lakinya adalah pewaris tunggal ayahnya. Ayahnya yang terlihat ramah dan baik hati. Setidaknya di depan kamera. Saat kamera dimatikan, dia kembali menjadi orang tua dengan mulut sedikit kejam, yang bahkan tidak melirik Ibuki Asahi sedikitpun saat mereka berpapasan. Mungkin itu alasan Ibuki terlihat sedih.

Di meeting antar staf pun ada pengumuman yang mengiris hati. Sonoda-san, pasien demensia harus keluar dari panti jompo lantaran tidak ada uang. Protes Ibuki pun percuma, karena direktur utama yang sudah memutuskan hal itu. Dan hal lain lagi adalah, prakarya yang dibuat para orang jompo untuk menyambut anak kecil, malah diganti oleh acara lain. Padahal para lansia itu sudah menantikan bertemu dengan anak-anak. Tapi..

Ibuki pun meninggalkan meeting dengan lesu. Si bos kejam menjelek-jelekkan Ibuki tentang impian jurnalisnya yang kandas di tengah jalan. Namun Oto hanya memandang prakarya para lansia dengan sedih.

015_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Sementara itu di kantor Ren, Sabiki, seniornya yang menyebalkan kembali berulah. Ia mengambil ponsel Ren dan melihat foto-foto di dalamnya. Ada foto Kihoko di sana.

“Jangan bilang kau berkencan dengan Kiho? Kiho yang itu? Hahaha..”

016_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

“Kiho siapa?” rekannya yang satu lagi ikut buka suara.

“Kiho yang customer kita dulu. Orang yang mencoba bunuh diri dan diselamatkan oleh Ren.” Kata Sabiki sambil tertawa keras. “Kenapa kau berkencan dengan orang rusak seperti itu? Hahaha”

Ren hampir saja akan meninju Sabiki kalau bosnya tidak datang mencegah. “Kasihan sekali.” Kata bosnya. Sabiki hanya terkekeh mendengar itu. “Bukan Ren yang kasihan. Tapi kau!” katanya terhadap Sabiki.

Sabiki langsung bungkam.

***

Ren pulang dengan lesu. Tapi pertemuan kebetulannya lagi dengan Oto menaikkan semangatnya. Oto terlihat bersusah payah membawa prakarya dari panti jompo. Akhirnya Ren meminjam truk dengan sukarela dan mengantar Oto ke TK tempat anak-anak yang batal berkunjung. Prakarya itu akan diberikan pada anak-anak tersebut.

Ren ikut menemani. Tertawa lagi bersama anak-anak. Ren yang tadinya muram pun kembali ceria.

017_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Di perjalanan pulang, ada hal mengagetkan terjadi. Oto melihat Kihoko bersama pria lain di jalan. Untung Ren sedang melihat GPS di ponselnya. Saat Ren sudah usai dengan GPS-nya, Oto serta merta mengalihkan pandangan Ren ke komidi putar di Cosmo World, Yokohama. Sebenarnya Oto Cuma asal tunjuk sambil mengawasi Kihoko yang akhirnya bercumbu di taksi dengan pria itu! Oto melongo sambil kedip-kedip beberapa kali. Jangan sampai Ren lihat! Mungkin itu yang terlintas di kepala Oto.

018_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Ren bingung. “Kalau begitu setelah mengantar prakarya yang lain, pulangnya kita naik itu.” Kata Ren. Oto Cuma mengangguk pelan sambil ngomong, “Haik.” Berkali-kali. Ia masih terkesima melihat pemandangan tidak diinginkan barusan. “Eh, apa?” kata Oto saat sadar dari keterguncangannya.

“Komidi putar. Kamu ingin naik itu bukan?”

019_Japanese-Drama_Itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau_Ep03_Part01

Oto melihat kerlap kerlip yang berputar di langit malam, sebelum berkata malu-malu, “Aku ingin naik itu.”

Kihoko yang punya cowok lain. Ren dan Oto yang secara tidak langsung sedang berkencan. Gimana kelanjutannya?

Read Next: Sinopsis episode 3 [Part 2] Itsuka Kono Koi wo Omoidashite Kitto Naite Shimau

Read Previous: Sinopsis episode 02 [Part 2] Itsuka Kono Koi wo Omoidashite Kitto Naiteshimau

Lagi demen nonton dramanya the silly but cute Matsuda Ryuhei. Selalu terkagum-kagum sama versatilitas drama Jepang. Demen karakter tsundere, drama yang genrenya unik seperti Akumu-chan, juga suka ngeliat akting Kaku Kento di 1/2 Ranma Live action.
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/03/28/part-1-itsuka-kono-koi-wo-omoidashite-kitto-naiteshimau-sinopsis-episode-03/
  1. alekseykuq5@mail.ru

    Yours is a prime example of enlightening writing. I think my students could learn a lot
    from your way of writing and your articles.
    I may share this article with them.

    Also visit my page :: best treatment for nail fungus (alekseykuq5@mail.ru)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>