e14
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/01/23/chesse-in-the-trap-episode-1-part-4/

Sementara itu Yoo Jung dan Sang Ceol bertemu. “kenapa kamu melakukannya?” tanya Jung. “Melakukan apa?” balas Sang Ceol. “lalu kenapa kamu disana waktu itu?”

Waktu menujukan flash back tadi sore pukul 05.00. Jung sudah berada di tempat securiti team terlebih dulu dan Sang Ceol datang ke sana.

“kenapa kamu di sana?” Tanya Sang Ceol. “aku pensaran siapa yang melakukannya kepad Seol. Aku mendapat IP dari TA Heo. Ini adalah di komputer perpustakaan yang telah digunakan Seol. Jadi aku melihat ke cctv securiti” kata Jung. Segera Sang Ceol memegang tangan Jung dan minta maaf dan meminta menganggap ini tidak pernah terjadi. Sang Ceol menceritakan kalau dia tidak merencanakan, dia ke komputer dan melihat seseorang belum log out ternyata itu adalah Seol dan hampir mau di log out, tapi dia harus mengambil lagi kelas. Jika dia mendapat Profesor  Kang dan gagal lagi lupakan tentang kelulusan atau mendapatkan pekerjaan. Saat itu dia hanya merasa sangat depresi.

e1

“kamu harus mengatakan semua itu kepada Seo” kata Jung. “ini tidak adil untukku juga. Aku menjatuhkan Seol dari kelas dan mendaftar masuk. Tapi seseorang yang lain mengambil spot di saat itu. Aku melakukan ini semua tanpa dapat apa apa”. (hahaha…. begitulah orang yang memanfaatkan kesempatan yang bukan untuknya.pada akhirnya dia tidak dapat juga kesempatan itu)

Sang Ceol terus memohon untuk melupakan dan merasa sangat menyesal. Jika semua orang mengetahuinya dia akan sangat malu untuk ke sekolah. Sang Ceol janji akan melakkan semua yang Jung mau. Lalu Jung melepaskan tanganya yang sedari tadi di pegang Sang Ceol.

“Kamu tau, sekolah kita butuh untuk memindahkan lokasi kamera. (He?) Spot itu terjadi untk menjadi  spot buta. Aku bisa meihatmu datang dan pergi. Tapi aku tidak bisa mengatakan apa  yang kamu lakukan” (Sang Ceol tertipu karena terjebak dan mengatakan yang sebenarnya)

e2

“apa kau sedang bermain denganku?”

“tentu saja tidak. Aku tidak tau juga kalau kamu akan menceritakan semuanya kepadaku seperti ini…”. Sang Ceol menatap Jung dengan tatapan tak percaya.

Seol keluar kampus dengan perasaan kalut dan berjalan sendiri meninggalkan Bo Ra dan Eun Taek. Di perjalanan Seol berpikir “jika ini bukan Yoo Jun. Siapa yg bisa melakukannya? Benarkah ini bukan Yoo Jung”. Kemudian dia melihat kedepan dan melihat Jung yg sedang berjalan berlawanan.

e3

“Siapa pelakunya? Apakah kau menemukannya” tanya Jung. “Kenapa kamu tidak datang?”tanya Seol.“apakh kamu masih berpikir ini adalah aku?”tanya jung lagi. “kenapa kamu tidak megatakn ini bukanlah kamu?” tanya Seol. “memang kamu bakal percaya?” tanya Jung (ini kenapa pada saling tanya tapi pada kagak jawab hehe)

“tidak. Aku tidak akan percaya padamu. Kenapa kamu menyerah dengan beasiswa? Kenapa kau di kelas pelajaran sama denganku? Banyak yang ingin ktanyakan. Aku tidak siap percaya jawabanmu untuk alasannya.”kata Seol dalam hatinya. Kemudian Seol menundukan badannya meminta maaf, ini adalah kesalahanya. “begitu saja!?”timpal Jung “Maaf?”tanya Seol bingung.

”kamu mau untuk makan malam?”tanya Jung. Seepat kilat Seol mejawab “tidak. Aku tidak makan malam.maaf”. Seol menundukan kepala lalu pergi. Jung memandangi kepergiannya, sementar sesekali Seol menoleh ke belakang dan melihat Jung yang sedang memperhatikan kepergiannya.

—“Jadi seperti itulah pendaftaran kelas berakhir. Hingga akhir aku tidak dapat menemukan pelakunya aku berpikiran dia adalah seseorang yang lebih depresi dari pada aku. Itulah kesimpulan yg ku ambil”—

(di sience ini baru mouncul Baek In Ha dan Baek In Ho)

e4 e5

Di sebuah teras Baek In Ho tengah duduk menunggu kakaknya. Kemudian ada mobil tiba, itu adalah In Ha denga seorang laki-laki. Mereka bertengkar, pertengkaran tentang give and take. Hingga akhirnya pria itu mengatai I Ha “kamu 26 tahun dan tidak melakukan apa2 tapi buruk pada laki2”. “apa kamu selesai ngomong?”bentak In Ha dan menarik jasnya. “ngomong jelek apa kamu?aku pasti sudah menangkapnya di telinga karena aku tidak bisa tahan untuk mendengarkan ini” Kata In Ho sambil mendekat. “Siapa kau?”tanya lelaki itu. “pria seperti apa yg mengikuti wanita sampai seperti itu? Apa yg membuatmu tumbuh menjadi pecundang?”  timpal Ho lagi. “Siapa orang jalanan ini? Ini bahkan rendah untukmu(sambil mengarah ke IN Ha) jangan hidup seperti itu” kata orang yang mengantar In Ha kemudian pergi. Mereka mencoba mengejar mobil itu dan marah2.

e6 e7

“Tempramenmu masih sama” kata In Ha. “kamu juga sama. Kecuali fakta bahwa kamu tua” timpal In Ho. Mereka lalu masuk apartemen. In Ho kemudian melihat sekitar dan bertanya kenapa tinggal di sini, apakah kamu di tendang. “kenapa aku harus ditendang? Ketia yg mengatur ini untukku. Ini tempatku sendiri”

“kamu tidak mendapat punyamu sendiri. Dia mendapatkannya untukmu”kata In Ho.

“itu sama saja.bagaimana kamu tau aku tingal di sini?”tanya In Ha.  “aku pergi ke sekolahmua dan mengatakan pada mereka aku saudarmu.mereka bilang kamu keluar.”

“kenapa aku harus ke sekolah?aku tidak mendapat kerja atau yang lainnya.”timpal In Ha. “jadi kamu keluar seklah dan gagal sama orang tadi?”tanya In Ho. “itu lucu. Kamu kabur sebelumnya, jadi kenapa bersikap seperti kamu perduli sekarang?kenapa kamu perduli apakah aku pergi kuliah atau hang out dengan orang itu?”balas In Ha. “karena kamu menjadi menyedikan”.

e8

“kamu terlihat lebih menyedihkan, kenapa kamu disini? Kamu sudah cukup bermain selama 5 tahun ini?Hanya dari kepala ke kaki. Aku bisa mengatakan ukuranmu dengan benar”. “Stop it”

“ah, aku tau. Apakah kamu datang untuk mendapat uang dari ketua? Pembayaran terapi, pembayaran rehab… kamu pasti senang dengan semua uang itu.”trocos In Ha sampai membuat In Ho kesal dan menyurhnya menutup mulutnya.

“berapa umurmu, kamu masih mengandalkan ketua”kata In Ho “inilah kenapa.kamu tidak akan pernah bisa membuatnya. Apa yang  berubah jika kamu mendapat semua penghargaan ini?kamu harusnya sudah tau dari memutar di kekotoran untuk waktu yang lama”kata In Ha nyinyir

“Ya. Aku tidak seharusnya penasaran tentang kamu, bahkan jika kamu adalah sadara perempuanku.bagaimana aku bisa berakhir dengan kakak sepertimu” lalu mengambil tasnya dan berniat pergi “kau sudah melihat Jung? Diaberubah sangat banyak. Banyak waktu yg sudah terlewati. K kira dia merasa aik dengan ap yang terjadi.”kata In Ha, sedang In Ho hanya diam mendengar perkataanya.”Kenapa.haruskah aku menelfon Jung?” kata in Ha lagi lalu bergegas mencari Hpnya. “Lelucon apa itu?”kata In Ho

e9

Jung yang sedang membaca melihat ada panggilan di Hpnya. Melihat itu In Ha dia meatikannya dan melanjutkan membaca. In Ho mau membuka pintu keluar. Sebelum In Ho pergi tentu saja dia berpura pura kalau Jung mengangkat telponnya “Jung,, In Ho di sini. Kamu terkejut bukan?itu benar! Keita harus bersama .ini sudah lama. Oh… kamu ada ujian?kupikir ini akan sulit untukmu untuk mengaturnya.baiklah, aku tau.Ya, aku akan mengatakan pada In Ho” kemudian In Ha menutup telponnya.

“dia bilang dia ada ujian dan semua, tapi kukira dia sangat merindukamu.kenapa kamu tidak menemui Jung”kata In Ha “Jangan jadi ridicoulus. Kau dengan bulitanmu itu”timpal in ho lalu membuka pintu untuk pergi.”in terserah padamu. Bahkan jika kamu pergi, tidakkah ini mebuatmu merasa lebih baik menemuinya setidaknya sekali? Jung masuk Yeonin University Jurusan bisnis” tanpa mempedulikan In Ho segera pergi.

e10

In Ha kemudian marah karena telponnya tidak di angkat dan sms Jung memberi tau kalau In Ho disana. Bukannya membalas, Jung langsung menghapusnya dan lanjut membaca.

Keseokan harinya kelas Profesor Kang dimualai. Profesor Kang sedang melakukan absensi, kali ini Seol tidak telat “smenjak ini jadi seperti ini, aku mungkin harus bekerja keras dengan baik. Aku yakin ada sesuatu yang bisa kupelajari. Tidak harus melihat senior itu setimpal” kata Seol dalam hatinya.

Namun itu tidak bertahan lama.baru dipikirkan Jung masuk ke kelas.

e11

“Maafkan saya”kata Jung ke profesor Kang profesor Kang agak terkejut dan memintanya tunggu sebentar. Namanya tidak ada di kelasnya. “Saya bertukar kelas. Saya berpikir kelas ini lebih menyenankan” kata Jung sambil mau duduk di samping Seol. Seol semakin frustasi.. haaha

e12 e13

Setelah duduk Jung menyapa Seol “Anyoung”

Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/01/23/chesse-in-the-trap-episode-1-part-4/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>