01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-01
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/01/16/itazura-na-kiss-love-in-tokyo-1-recaps-episode-02/

Aihara Kotoko sedang patah hati lantaran ditolak oleh pria yang dicintainya, Irie Naoki. Di tengah keputusasaannya itu Kotoko seperti jatuh tertimpa tangga. Rumahnya yang baru pindah harus rela kejatuhan meteor. Namun kebaikan tetap menghampiri mereka. Teman lama Ayahnya yang bernama Iri-chan menawarkan untuk  Ayah Kotoko untuk tinggal bersama. Namun betapa kagetnya bahwa ternyata, Anak dari Iri-chan itu adalah Irie Naoki!

Kemungkinan rumah lebur tertimpa meteor adalah satu banding sejuta. Tinggal satu atap dengan orang yang baru saja menolakmu, juga satu banding sejuta bukan?

Bagaimana ya kisah cinta Kotoko selanjutnya? Yuk sama-sama kita simak!

Warning! Post ini mengandung kronologis cerita yang sangat akurat. Tidak disarankan untuk yang belum menonton drama ini. The purpose of this post is just to funly share. Enjoy, Minna!

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-02

Hari itu Kotoko yang benar-benar jengkel mendengar perkataan “Aku sangat benci pada wanita bodoh”nya Irie benar-benar tidak terima. Harga dirinya terluka. Oleh karena itu, dengan semangat empat lima ia mengikuti pelajaran. Sampai-sampai, ketika Sensei bertanya “Ada pertanyaan?” Aihara Kotoko mengangkat tangan dan bertanya “Lingkup bahan tes darimana sampai mana? Apakah dari bab 3 sampai bab 4?” pertanyaan ini mengundang tawa dari seluruh kelas. Mungkin jarang-jarang kali ya melihat anak kelas F begitu excited menyambut final test.

Melihat keseriusan Kotoko, para sahabat bingung dan bertanya-tanya: kenapa Kotoko jadi berubah drastis begini? Ternyata alasannya adalah Kotoko tidak bisa memaafkan Naoki. Dia juga bilang dia akan mengalahkan Naoki di test kali ini. Hal ini kontan memicu tawa dari para sahabat. Mereka menyangsikan kemampuan Kotoko, mengingat Naoki yang selalu mendapat peringkat satu saat tryout tingkat nasional, dan selalu nomor satu dalam ujian sekolah.

Akhirnya Kotoko berkata “Kalau begitu at least aku akan masuk 100 besar!”

Lagi-lagi semangatnya dipatahkan oleh perkataan teman-temannya yang bilang bahwa 100 besar dipenuhi oleh anak-anak dari kelas A dan B saja. Mereka dari kelas F tidak mungkin punya kesempatan untuk masuk ke peringkat 100 besar. Namun bukan Kotoko namanya kalau menyerah. Dengan berapi-api ia mengatakan bahwa sejarah harus dirubah, dan ia akan berusaha sekuat tenaga untuk berjuang agar bisa menjadi anak F pertama yang masuk 100 besar.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-03

Para sahabat curiga dengan perubahan Kotoko yang begitu drastis ini. akhirnya teori Kin-chan muncul. Teori yang mengatakan bahwa Kotoko berubah menjadi aneh semenjak ia pindah ke rumah baru. Apalagi setelah ditilik, rumah barunya itu adalah rumah-rumah di daerah high class di tokyo (karena Kotoko bisa mencapai sekolah dengan berjalan). Percakapan itu tambah aneh saat Kin-chan mengutarakan teori bahwa Kotoko dibully di rumah barunya. Dalam bayangan Kin-chan Kotoko dipaksa untuk bekerja keras seperti cinderella. Namun teman-temannya merubuhkan teori itu dengan berkata “TIDAK MUNGKIN!”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-04

Malamnya, Kotoko ikut makan malam bersama keluarga Irie. Dalam makan malam itu, sempat-sempatnya Kotoko mengagumi figur Naoki. Namun khayalan indahnya langsung terhenti saat “Aku sangat benci pada wanita Bodoh”nya Naoki kembali lagi di pikirannya. Dengan semangat empat lima, kotoko menyelesaikan makanannya, dan mengatakan ia akan belajar.

Tapi usaha Kotoko harus tersendat karena ia sama sekali tidak mengerti apa yang ia pelajari. Yang bikin ketawa di sini, dengan wajah bloonnya Kotoko bilang “Aku bahkan tidak mengerti bagian mana yang tidak kumengerti.” Akhirnya dia beralih ke bahasa Inggris.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-05

Waktu melayang dengan cepat. Kotoko sudah ingin menyerah ketika Ibu Naoki mengetuk pintunya dan memasuki ruangan. Ternyata ia membawakan camilan untuk menemani proses belajar Kotoko. Ibu Naoki yang energik itu bilang bahwa ia sangat senang bisa membawakan makanan kecil untuk seseorang yang sedang belajar, karena ternyata… ia tidak pernah membuatnya untuk Naoki. Kenapa bisa begitu? Alasannya karena Naoki tidak pernah belajar. Sehabis makan, ia langsung tidur. Dia sudah jenius dari sananya. (Bikin ngiri aja ya. Gw bahkan heran Irie masih punya badan sebagus itu. Padahal dia abis makan malam langsung tidur.)

Pembicaraan beralih saat Ibu Naoki menawarkan diri untuk memperlihatkan album foto Naoki. Saat melihat-lihat album foto itu, dengan polosnya Kotoko bilang “Irie-kun dari dulu sudah tampak keren.” Gara-gara itu, Ibu Naoki jadi seperti mencium sesuatu, gelagat-gelagat bahwa Kotoko naksir pada Naoki. Kotoko masih mengagumi foto-foto SMA Naoki, sebelum akhirnya beralih ke album foto saat Naoki masih kecil. Di sana ia menemukan foto seorang gadis cilik yang sangat manis. Saat Kotoko bertanya ini siapa, betapa kagetnya ia saat mengetahui bahwa gadis cilik itu Naoki.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-06

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-07

Dengan berbinar-binar Ibu Naoki menceritakan bahwa sejak dulu ia ingin mempunyai anak perempuan. Oleh karena itu kadang-kadang ia mendadani Naoki dengan baju perempuan yang terlanjur dibelinya. Ia juga bilang kalau hal ini sangat dirahasiakan. Karena itu untuk tutup mulut, Ibu Naoki menghadiahi Kotoko satu lembar foto Naoki saat ia masih kecil (dan memakai baju anak perempuan)

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-08

Esok paginya, Kotoko benar-benar tidak bisa menahan senyum. Setiap ia melihat Naoki, Kotoko selalu menahan tawa. Sapaan paginya pun penuh jenaka, “Ohayouu” yang dipanjang-panjangkan. Rupanya Kotoko masih mengingat pria itu dalam balutan baju perempuan.

Sesampainya di sekolah, Kotoko langsung belajar! Semua teman-temannya dicuekin, hingga sebuah panggilan menyentakkan seluruh penghuni kelas F. Irie Naoki memanggil Kotoko dari depan kelas. Katanya “Bisa ikut aku sebentar? Jangan lupa bawa tasmu.”

Seluruh kelas langsung membeku. Berbagai pertanyaan berloncatan di benak mereka. Apalagi di benak Kinchan. Lalu Kinchan jump up to conclusion, “Jangan-jangan Irie Naoki berubah pikiran dan mau berpacaran dengan Kotoko?!” akhirnya dengan berbagai dugaan, para sahabat Kotoko memutuskan untuk nguping pembicaraan Kotoko-Irie dari jauh.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-09

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-10

Ternyata tujuan Naoki memanggil Kotoko adalah untuk menukar bekal yang sepertinya tak sengaja tertukar oleh ibunya. Naoki menggerutu, “Kalau hal ini dilihat orang, bisa-bisa jadi bahan gosip. Kenapa juga aku harus satu sekolah denganmu? Ini benar-benar menyebalkan.”

Kotoko yang kesal akhirnya menjawab. “Benar juga ya. Irie-kun bisa saja salah memakai seragamku kan?”

Irie: “Kenapa aku harus memakai seragammu?”

“Bukannya dari kecil kau terbiasa memakai rok, ya?”

kemudian dengan bangga Kotoko memamerkan foto ‘penemuan’nya kepada Naoki. Naoki kontan gugup dan bertanya “Kenapa kau memiliki itu?”

“Ibumu yang memberikannya padaku!” sementara itu, para sahabat berusaha keras untuk menguping apa yang mereka bicarakan,tapi tidak berhasil.

Naoki yang ‘galau’ langsung meminta kembali foto itu, tapi Kotoko menolak. Mungkin Kotoko mikir, dia bisa menjadikan foto itu sebagai tameng kuat agar dia tidak dibully lagi. lol. Akhirnya dengan berbagai usaha, Kotoko menyanggupi untuk mengembalikan foto itu. Tapi ada syaratnya. Syaratnya adalah, Naoki harus mengajari Kotoko dan menjadikan Kotoko berada di peringkat 100 besar pada Final Test.

Kontan Naoki menolak. Katanya:

“Sangatlah penting untuk bisa membedakan yang mana yang mungkin dan tidak mungkin. Phillip Chesterfield.”

“Mencoba hal yang tidak mungkin adalah buang-buang waktu. Membuat orang bodoh sepertimu masuk 100 besar adalah hal yang sangat tidak mungkin.”

Tapi Kotoko lebih kuat. Dengan jahil ia bilang “Kalau begitu aku sebarkan foto ini ke seluruh sekolah~”

Dan belum pernah saya ngeliat wajah Naoki yang super panik kayak gitu. Akhirnya si jenius itu setuju untuk mengajari Kotoko. Hahaha..

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-11

Malam itu, di meja makan, Ibu Naoki menawarkan diri untuk membuat camilan untuk teman belajar lagi. Yang bikin kaget selanjutnya adalah, Naoki tiba-tiba bilang “Ibu, buatkan dua camilan. Dan antarkan ke kamar Kotoko malam ini.” Semua orang tentu saja kaget. Irie Naoki yang nggak pernah belajar itu tiba-tiba menemani orang lain untuk belajar. Benar-benar di luar dugaan.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-12

Sesampainya di kamar Kotoko, mereka langsung belajar (iya lah mau ngapain lagi.. haha). Begitu Kotoko memberi tahu Irie lingkup pelajaran yang keluar di tes, Irie langsung menandai bagian mana saja yang akan keluar di tes. Hal ini jelas membuat Kotoko bingung. Kenapa orang ini bisa tahu bagian yang keluar di tes? Lalu Irie menjawab “Kau hanya perlu tahu poin tertentu saja.”

Kotoko akhirnya tak bisa menahan rasa penasarannya lagi. ia bertanya lagi pada Irie, “Irie, biasanya bagaimana caramu belajar?”

“Sekali aku dengar atau baca sesuatu, langsung ingat semuanya.” (Lol.. dunia memang tidak adil.)

Lalu Naoki memberi Kotoko satu contoh soal, yang dijawab lama sekali oleh gadis itu. (Bahkan ia tidak menjawab sama sekali!) hal ini membuat Naoki mendesah. Akhirnya Naoki membuat jadwal belajar yang sangat ketat untuk Kotoko.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-13

Hari silih berganti. Kotoko benar-benar mengikuti jadwal yang buat oleh Naoki. Dengan sungguh-sungguh ia belajar, bahkan saat sarapan pun ia masih menghafal. Di dalam perjalan sekolah pun Naoki masih memberinya kuis-kuis bahasa inggris. Akhirnya setelah berhari-hari berkutat dengan buku pelajaran, jadwal Naoki yang mengerikan itu terselesaikan juga.

Malam sebelum Final Test.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-14

Naoki memberi Kotoko berbagai macam soal untuk dijawab sambil sesekali menerangkan bagaimana cara menjawab salah satu soal tersebut. hingga akhirnya waktu menunjukkan pukul 1 malam, semua pertanyaan sudah berhasil Kotoko jawab. Kotoko baru saja mau memberi tahu kabar gembira ini, ketika ia sadar, bahwa ternyata Naoki sudah tertidur nyenyak. Untuk sejenak, Kotoko menikmati memandangi wajah Naoki yang sedang tidur, sebelum akhirnya ia juga ikut tertidur.

Sesaat kemudian, Ibu Naoki masuk dan memergoki Kotoko dan Naoki tengah tertidur pulas. Dengan wajah jahil, Ibu Naoki keluar kamar, kemudian kembali lagi dengan sebuah kamera di tangan. Dengan suka cita difotonya mereka berdua yang masih tertidur.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-15

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-16

Paginya, Naoki terbangun dan mendapati dirinya tertidur di kamar Kotoko. Lalu ia memeriksa kertas jawaban Kotoko (Yang gue nggak tau bener semua atau nggak.) Lalu ia turun dan menuju meja makan. Orang pertama yang ditemuinya saat itu adalah Kotoko, yang entah kenapa kayaknya di mata Naoki, Kotoko terlihat bersinar (menurut gw sih. Soalnya suasana di sekeliling Kotoko bersinar gitu. Hahaha..) Gw yakin Naoki sempet terpana sebentar, sebelum akhirnya suara Kotoko menyentakkannya.

“Aku membuat kopi. Kalau kau mau, bisa aku buatkan.” Kata Kotoko

Naoki Cuma mengangguk. Saat itu mereka berdua minum kopi bersama dalam suasana pagi yang hening. (Kyaa.. Fangirling mode on)

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-17

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-18

Sebelum berangkat sekolah, Ibu Naoki menghadiahi Kotoko sebuah amplop yang berisi jimat keberuntungan. Ketika Kotoko akan membukanya, langsung dilarang oleh Ibu Naoki. Ia hanya boleh membuka saat Kotoko sudah selesai Final Test dan mendapatkan peringkat 100 besar.

Saat di lorong sekolah, Naoki dan Kotoko berpapasan. Kotoko tahu ia tidak diizinkan berbicara pada Naoki saat di sekolah, namun ia tidak tahan lagi. Kotoko langsung bilang ‘Terima kasih’ dan Naoki bilang ‘Ganbatte’. Kyaa.. gw yang nonton aja ikut seneng. Naoki bisa juga bersikap manis.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-19

Ternyata ujian berjalan dengan lancar. Semua soal yang keluar di ujian tersebut adalah soal yang Naoki perkirakan akan keluar. Dengan mulus Kotoko mengerjakan soal tersebut.

Tiga hari kemudian, Kotoko dan kawan-kawan yang sudah selesai mengerjakan Final Test terlihat bahagia sekali. Dengan jenjingkrakan mereka berjalan keluar sekolah. Kin-chan sampai merangkul Kotoko. Katanya “Aku tak akan melepaskanmu!” mungkin karena Kotoko belajar mulu selama seminggu kemarin kali ya. Lalu dari jauh, Naoki melihat pemandangan itu (pemandangan Kinchan merangkul Kotoko). Sampai-sampai Naoki yang tadinya tidak suka diajak ke pesta seusai ujian, akhirnya bersedia ikut serta dalam pesta karena lihat pemandangan itu. (Prediksi saya sih. Hehe) sampai-sampai teman Naoki bilang, “Ini pertama kalinya dalam tiga tahun kau hang out bareng kami”

Hari pengumuman test.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-20

Kotoko buru-buru ke papan untuk melihat hasil test. Tapi bukan nilainya yang dilihatnya, melainkan nilai Naoki. Ia

bernafas lega saat mengetahui Naoki berada di peringkat satu. Di sisi lain, Naoki juga melihat nilai di papan, tapi bukan nilainya sendiri yang dilihat, melainkan nilai Kotoko. Lol. I love the fact that they’re seeing each other score. That makes them so sweet, right?

Lalu mereka berdua sama-sama ke belakang papan pengumuman. Kotoko memberi Naoki selamat, begitu pula sebaliknya. Kotoko yang belum tahu nilainya langsung mengecek papan pengumuman lagi. Ternyata Kotoko masuk peringkat 100!

Kotoko langsung bersorak sorai begitu melihat nilainya. Naoki pun mengulurkan tangan, yang langsung disambut oleh Kotoko. ternyata Naoki mengulurkan tangan bukan untuk memberi selamat, tapi untuk meminta ‘foto’ itu kembali. Begitu foto dikembalikan, Naoki langsung mengingatkan Kotoko agar jangan bicara padanya saat mereka di sekolah. Tapi Kotoko yang terlalu bergembira tidak mengidahkan itu. Dengan percaya diri ia memanggil Naoki yang sudah berbalik pergi, sebelum akhirnya mengatakan sesuatu seperti kutipan dari Phillip Chesterfield.

“Sangatlah penting untuk bisa membedakan yang mana yang mungkin dan tidak mungkin. Jika hal itu benar-benar sulit, maka yang harus kau miliki adalah kekuatan mental untuk melanjutkan, dan kegigihan agar tidak menyerah, sampai kau berhasil”

(sebenernya Kotoko nggak bisa menyelesaikan kalimatnya. Tapi Naoki yang membetulkan kutipan Chesterfield tersebut.)

Lalu dengan gembira Kotoko mengucapkan terima kasih.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-21

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-22

Rumor bahwa Kotoko masuk 100 besar langsung menyebar ke seluruh sekolah. Meskipun Jinko dan Satomi bergembira karena Kotoko berhasil menjalankan misinya, namun tidak bagi Kinchan. Pria itu masih menyangka, pasti ada sesuatu yang disembunyikan oleh Kotoko di rumah barunya. Akhirnya sepulang sekolah, Kinchan berencana untuk mengikuti Kotoko pulang ke rumahnya. Mereka mengikuti dengan menyamar. (lol.. malah penyamaran mereka yang bikin mereka stand out dari yang lain.) Betapa kagetnya Kinchan dan yang lain ketika Naoki dan Kotoko masuk ke rumah yang sama!

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-23

Esoknya, Kinchan langsung minta pertanggungjawaban dari Kotoko. Dengan suara nyaring ia bertanya “APA KAU SEKARANG TINGGAL DI RUMAH IRIE NAOKI?” Kotoko menyangkal habis-habisan, padahal Kinchan sudah memberi tahu bahwa ia melihat Kotoko dan Naoki masuk ke rumah yang sama. Kotoko yang salah tingkah ditanyai begitu tidak sengaja membuat seluruh isi tasnya jatuh berhamburan. Jinko langsung membantu Kotoko untuk memberesi isi tas tersebut, sebelum ia menemukan sebuah amplop berstiker ‘hati’ yang mencurigakan (amplop yang diberikan oleh Ibu Naoki sebagai jimat keberuntungan). Jinko langsung membuka amplop itu tanpa beban. Dan betapa terkejutnya ia ketika melihat isinya.

Isinya adalah foto Naoki dan Kotoko yang sedang ketiduran di meja  belajar!

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-24

Foto itu langsung tersebar ke seluruh kelas. Kotoko yang gelagapan sudah tidak bisa lagi menyembunyikan semuanya. Akhirnya ia mengakui kalau ia tinggal bersama dengan Naoki, dengan dalih bahwa Ayah mereka bersahabat. Kotoko memohon pada mereka supaya jangan bilang siapa-siapa.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep02-25

Tapi apa yang terjadi besok justru lebih mengejutkan. Dengan amarah yang meluap-luap, Naoki menarik Kotoko dan membawanya ke depan mading sekolah. Di sana terpancang jelas foto Kotoko dan Naoki yang ketiduran bareng.  Dengan bangganya Jinko dan Satomi memperbanyak, dan menyebarkan foto tersebut di sekolah dengan tajuk “Scandal IrieNaoki dan Aihara Kotoko yang tinggal bersama”

Dengan gugup Kotoko mencoba menjelaskan duduk perkaranya, namun kemarahan terlanjur membasahi seluruh tubuh Naoki. Ia membentak Kotoko “Apa yang dipikirkan oleh teman-temanmu?!”

Beberapa saat kemudian, Kotoko dan Naoki kembali berpapasan. Dengan sepenuh hati, Kotoko meminta maaf. Namun setelah itu Kotoko justru kena semprot Naoki. Katanya, “Mungkin rumor yang beredar setelah kau mengirim surat cinta itu tidak mengganggu bagimu. Tapi ini benar-benar mengusikku. Jangan ganggu kehidupanku lebih jauh lagi!”

Setelah itu, Kotoko meneteskan air mata.

“Kenapa… Aku menangis?”

***

Episode ini benar-benar memenuhi ekspektasi! Suka banget sama adegan ketiduran mereka! Ditambah lagi ngeliat Naoki yang berteriak panik saat Kotoko mengancam bakal nyebarin foto masa kecilnya ke seluruh sekolah. Ini membuat gw berpikir, ternyata Naoki punya emosi juga. Hahaha… selain itu, suka sama ekspresi Kotoko pas dia ngancam Naoki dengan fotonya. Ekspresi jahilnya dapet banget. Saya rasa dia Honoka Miki bakal bersinar nantinya, karena kemampuan aktingnya memang bagus banget.

Gimana ya kelanjutkan kisah mereka? Sampai ketemu lagi di recaps selanjutnya!

Read next: Itazura na Kiss Love in Tokyo 1 episode 3

Read previous: Itazura na Kiss Love in Tokyo 1 episode 1

Lagi demen nonton dramanya the silly but cute Matsuda Ryuhei. Selalu terkagum-kagum sama versatilitas drama Jepang. Demen karakter tsundere, drama yang genrenya unik seperti Akumu-chan, juga suka ngeliat akting Kaku Kento di 1/2 Ranma Live action.
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/01/16/itazura-na-kiss-love-in-tokyo-1-recaps-episode-02/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>