01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/01/03/itazura-na-kiss-love-in-tokyo-1-recaps-episode-01/

Halo semua!

Untuk dorama Spring 2013 lagi sibuk nonton apa nih? Akhirnya setelah blog ini lama absen karena  satu dan banyak hal, saya mulai bisa menyempatkan diri lagi untuk nonton drama dan membuat review ini untuk kalian semua! Kali ini saya akan mereview drama yang populer banget spring ini. Pasti udah tau dong? Yup betul banget! Itazura na Kiss Love in Tokyo. Mungkin banyak yang udah bosen melihat review dan sinopsis tentang dorama ini bertebaran di internet, tapi saya pribadi sangat menyukai drama ini dan pengin banget membuat reviewnya untuk kalian semua. So.. maafkan keegoisan saya and let’s start writing! :p

Warning! Post ini mengandung kronologis cerita yang sangat akurat. Tidak disarankan untuk yang belum menonton drama ini. The purpose of this post is just to funly share. Enjoy, Minna!

Itazura na Kiss – Love and Shooting Star – Recaps episode 1

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep01-01

Di suatu malam yang dingin, Kotoko Aihara (Honoka Miki) tengah sibuk belajar sambil mendengarkan radio yang bertajuk Kiss in Tokyo.  Di sela-sela belajarnya itu, Kotoko bisa mendengar bahwa sang penyiar baru saja mendatangi seorang peramal. Peramal tersebut mengatakan bahwa, ia akan menemukan cinta dalam waktu dekat. Tapi sang peramal juga bilang: “Kalau kamu menutup hatimu, maka kamu akan kehilangan kesempatan.” Sang penyiar jadi takut kehilangan kesempatan tersebut, lalu ia menyebutkan kalau ia membutuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaannya. Setelah itu pembicaraan berganti ke topik hujan meteor Kotoza yang jarang sekali terjadi di daerah Tokyo. Mendengar itu, Kotoko langsung membuka jendela untuk menyaksikan hujan meteor. Rupanya Kotoko melakukan ritual yang biasa orang lakukan saat melihat bintang jatuh: mengucapkan permintaan. Kotoko berdoa di situ, “Semoga perasaanku tersampaikan dengan baik kepada Irie-kun.”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep01-02

Esok paginya, Kotoko datang ke sekolah dengan perasaan deg-degan, takut, dan cemas yang bercampur aduk menjadi satu. Bukannya langsung ke kelas, ia menunggu seseorang di parkiran sepeda dekat pintu masuk sekolah. Saat pria keren yang terlihat dingin itu datang, Kotoko mengulas senyum. Rupanya itu adalah Irie Naoki-kun (Furukawa Yuki) yang Kotoko ucapkan dalam permohonannya. Kotoko sudah naksir Irie sejak gadis itu melihatnya di upacara pembukaan SMA Tonan. Wajahnya yang keren dan pembawaannya yang intelek saat Irie-kun membawakan pidato selamat datang membuat Kotoko jatuh hati. Sejak itu, Kotoko selalu memendam perasaan kepada Irie-kun. Bahkan Kotoko mendeskripsikan perasaannya itu seperti ‘terkena bintang jatuh’. Mati-matian ia berusaha keras untuk sekelas dengan Irie-kun yang pintar dan jenius. Namun Kotoko harus puas dengan kelas F (kelas untuk orang-orang bodoh) sedangkan Irie-kun selalu di kelas A (kelas untuk orang-orang pintar). Oleh karena itu Kotoko hanya bisa memandangi sosok Irie-kun dari jauh.

Tapi hari ini berbeda. Kotoko sudah bertekad akan menyatakan perasaannya lewat sebuah surat. Begitu Naoki Irie melewati pintu gerbang, Kotoko langsung mencegatnya dengan sebuah surat di genggamannya. Dengan gemetar Kotoko mencoba membangun percakapan dengan Irie. Namun dengan datar Irie berkata “Kamu siapa?”. Kotoko lantas memperkenalkan dirinya. Dengan suara bergetar, gadis itu menyerahkan suratnya sambil berkata “Maukah kau membaca surat ini?”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep01-03

Namun apa yang terjadi? Dengan dingin Irie-kun berkata “Tidak mau”, sambil melewati Kotoko yang masih mematung di tempat. Lalu pegangan surat kotoko mengendur, dan suratnya terbang dibawa angin. Ketika jatuh, surat itu justru diinjak oleh Irie-kun yang melenggang dengan santai dan tidak peduli. Kotoko menatap suratnya yang jatuh dengan pandangan nanar, dan memandangi punggung Irie-kun yang makin menjauh.

Setelah kejadian memalukan di pintu gerbang, semua orang membicarakan tentang penembakan Kotoko yang tergolong berani itu. Dari yang mengatainya sebagai “orang yang tak tahu diri menembak Irie-kun” sampai ada yang bilang “kasihan ya”, semua Kotoko terima dengan hati miris. Lalu kedua sahabat Kotoko, Satomi dan Jinko muncul tergopoh-gopoh dan menanyakan tentang penembakannya itu.

“Kenapa kau menembaknya di depan pintu gerbang?”

“Udah gitu, orangnya adalah Irie Naoki, orang dingin jenius yang terkenal menolak cewek. Sudah pasti kau ditolak.”

Namun Kotoko dengan polosnya bilang, “Mungkin saja ada sedikit kesempatan dia menyukaiku.”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1_ep01-04

Dengan lugas Satomi dan Jinko mengatakan “Tidak mungkin!” dan menjelaskan poin-poin mengapa mereka begitu yakin Irie Naoki di luar jangkauan Kotoko.  Irie Naoki berada di kelas A, which is kelas top untuk para orang-orang pintar. Selain itu, ia juga berada di nomor satu peringkat nasional untuk try out yang diadakan di seluruh Jepang.  IQnya 200, tampang dan postur tubuh yang keren, anak seorang pengusaha kaya, jago olahraga, dan belum lagi fasih berbahasa inggris. Dia dicirikan sebagai “Super Boy” oleh Jinko dan Satomi. Mengingat Kotoko yang hanya dari kelas “F” yang notabene untuk orang-orang terbuang, membuat Jinko dan Satomi langsung menyatakan bahwa Kotoko dan Irie adalah pasangan yang Hopeless

You see, in life, lot of people know what to do. But few people actually do what they know. Knowing is not enough, you must take action. – Irie Naoki

Tapi Kotoko bersikeras ingin perasaannya tersampaikan di tahun ketiganya, sebelum masa SMA berakhir. Kotoko dan Satomi bilang “Kau terlalu naif!” karena Naoki adalah pria dingin yang terkenal menolak cewek-cewek dan belum ada satupun rumor percintaan yang terkait dengan dirinya. Karena itu cowok yang sudah kelas 3 SMA tapi tak memiliki ketertarikan dengan cewek sedikitpun, pasti cowok yang abnormal. Satomi bilang, pasti ada cowok yang cocok untuk Kotoko suatu saat nanti. Saat itu Kin-chan datang dengan terengah-engah. Lalu Jinko bilang “Itu dia datang orangnya.”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-05

Kin-chan langsung memberondongi Kotoko tentang rumor-penolakan-pintu-gerbang itu. Ia datang dengan kroco-kroconya yang membawakan Kotoko sekotak takoyaki buatannya sendiri sambil ngomong sendiri tentang ‘ia-tak-akan-memaafkan-Irie-karena-sudah-menolak-kotoko’.

Namun setelah itu dengan sedih Kotoko bilang “Sudahlah. Kalian semua benar, aku terlalu gegabah. Orang yang bahkan tidak mau membaca suratku adalah orang yang tidak bisa diharapkan. Aku payah menilai cowok. Karena itu aku akan menyerah.”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-06

Esoknya, Kotoko bersama ayahnya pindah rumah. Teman-teman Kotoko membantunya pindahan dengan suka cita. Saat mereka semua telah selesai memindahkan barang-barang ke dalam rumah, mereka menatap hasil kerja keras mereka dari luar rumah dengan hati senang. Setelah itu, ayah Kotoko berniat untuk menyiapkan hidangan untuk mereka semua. Namun sebelum mereka masuk rumah, Kotoko menghentikannya.

“Hei, tidakkah kalian mendengar suara aneh?”

Namun tidak ada yang mendengarnya. Kotoko bersikeras ia mendengarnya. Lalu dari ujung langit terlihat seberkas cahaya yang Kotoko identifikasi sebagai bintang jatuh.

“Hah? Mana mungkin bintang jatuh di hari siang bolong begini.”

Namun cahaya itu semakin mendekat, dan suara yang kotoko dengar semakin keras. Puncaknya adalah ketika bintang jatuh tersebut mengenai atap rumah Kotoko. Dan rumah baru Kotoko ambruk seketika!! Kejadian itu langsung saja menggemparkan seluruh Jepang.  Bintang jatuh yang dikenal sebagai serpihan hujan meteor Kotoza telah menghancurkan rumah seorang warga biasa, begitu kata Televisi (Ayah Kotoko sampai masuk TV karena diwawancara)

Akhirnya Kotoko dan ayahnya terpaksa tinggal di restauran mereka untuk sementara. Ayah Kotoko menyesali bahwa ia tidak punya uang lagi untuk menyewa apartemen kecil, karena seluruh uangnya digunakan untuk membeli rumah baru. Belum lagi perusahaan asuransi yang tidak bisa membantu lantaran kasusnya bukan ‘kebakaran’ atau ‘kebanjiran’, melainkan kena bintang jatuh. Ayah Kotoko bilang “Kita benar-benar tidak beruntung.”

“Ayah bicara apa, sih? Kalau saja kita semua ada di dalam rumah saat meteor itu jatuh, kita bisa mati. Kalau Ayah terluka, Ayah mungkin tidak bisa bekerja sebagai chef lagi. Kalau itu benar-benar terjadi, restauran ini bisa hancur. Tapi kita bisa bertahan tanpa luka sedikitpun. Kita benar-benar beruntung bukan?”

“Ada berapa kesempatan coba, sebuah rumah ambruk kena bintang jatuh? Menurutku, itu sesuatu hal yang romantis. Apa mungkin setelah ini akan terjadi hal-hal yang luar biasa?”

– Aihara Kotoko

Mendengar itu ayah Kotoko hanya tersenyum sambil berkata, “Kau benar-benar mirip Ibumu.”

Setelah itu Ayah Kotoko mendapatkan telepon yang rupanya dari teman lamanya yang bernama Iri-chan. Ternyata Iri-chan menawarkan diri untuk membantu Ayah Kotoko. oleh karena itu, untuk sementara waktu, Kotoko dan Ayahnya akan tinggal di rumah Iri-chan dan keluarganya tersebut.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-07

Esoknya, di gerbang sekolah, Kotoko dikejutkan oleh Kinchan dan kroco-kroconya yang meminta sumbangan untuk Kotoko yang rumahnya ambruk ketiban meteor. Kotoko kontan marah karena ini mengundang atensi seluruh sekolah. Kotoko tidak ingin hal ini mengundang gosip dan rumor dari seluruh sekolah. Tepat pada saat Kotoko dan Kinchan akan adu mulut, Irie Naoki datang. Dengan muka datar ia berkata tenang “Bisa minggir?”

Kin-chan lantas marah mendengar intonasi suara Naoki yang terdengar sombong. “Menurutmu salah siapa gadis ini jadi terluka?!” kata Kinchan.

Dengan suara datarnya Naoki menjawab, “Salah hujan meteor Kotoza bukan?” .

“Ini semua karena sikapmu yang tidak pantas terhadap Kotoko. Karena itu hal-hal yang tidak menyenangkan mulai terjadi pada Kotoko.”

“Jadi kejadian Hujan meteor Kotoza yang chance-nya satu banding sejuta itu salahku?” kata Naoki dengan senyum sinisnya. “Wah, aku pasti hebat sekali ya.” Lalu Naoki mengeluarkan uang sebesar 5000 yen dan menyodorkan uang tersebut tepat di depan muka Kotoko. “Kalau aku menyumbang, tidak ada masalah lagi kan?”

Dengan marah Kotoko menghardik tangan Naoki hingga uang yang dipegang pria itu terpental. “Jangan membodohiku! Percuma saja aku membuang waktu selama dua tahun untuk menyukai pria sepertimu! Aku lebih baik mati daripada menerima bantuan darimu.”

Lalu dengan suara sombong Naoki berkata, “Eh? Serius kau berkata seperti itu?”

“Tentu saja serius! Lagipula, dengan kepribadian buruk seperti itu apa kau mempunyai teman? Lihat saja aku. Aku punya Kinchan, Jinko, Satomi, dan banyak lagi yang mau membantuku. Tidak ada alasan bagiku untuk menerima bantuanmu!”

Tapi setelah Kotoko berkata seperti itu, Irie Naoki hanya tersenyum mencemooh sambil pergi melewatinya. Dengan emosi yang meluap-luap, Kotoko berbicara melalui pengeras suara, “Jangan hanya karena kami orang bodoh kau bisa membodohi kami!”

Setelah itu, perkataan Jinko dan Satomi yang bilang bahwa “Kau menarik perhatian lagi. hanya Kotoko yang mampu ngajak berantem orang seperti Naoki.” Membuat Kotoko tersadar dan berkata, “Aduh, bagaimana ini? Padahal niatku tidak begitu.”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-08

Esoknya, Kotoko harus bolos sekolah untuk membantu Ayahnya pindahan ke rumah Iri-chan. Iri-chan adalah direktur dari perusahaan besar dan juga lulusan dari Universitas Tokyo. Kotoko yang masih terpana melihat megahnya rumah Iri-chan, kini tertegun saat menatap papan rumah mereka yang bertuliskan “Irie’s Family.”

Irie? Dari sekian nama kenapa musti Irie?

Lalu dengan hati tak menentu mereka memasuki rumah megah tersebut. seorang pria gempal tengah baya menyambut mereka dengan hangat. Kotoko yang melihat pria tersebut tidak ada kemiripan dengan Irie harus tertawa lega. Mungkin batinnya, aku terlalu banyak berpikir. Kemudian muncullah Istri dari Irie-san  yang terlihat ramah. Ia mengatakan senang sekali bertemu Kotoko yang cantik, karena selama ini ia hanya mempunyai anak laki-laki. Akhirnya mereka masuk ke dalam rumah.

Di dalam, mereka bertemu dengan Irie Yuki, putra mereka yang masih duduk di kelas 5 SD. Ketika Kotoko menyapa Yuki, Yuki tidak membalas sapaan Kotoko sedikitpun. Padahal ia sangat ramah dengan Ayah Kotoko. Di tengah kecanggungan itu, Ibu Yuki mempersilahkan mereka masuk ke ruang tamu.

Di ruang tamu, mereka berbincang-bincang mengenai masa lalu. Lalu sampai pada perkataan Ibu Yuki yang mengatakan bahwa “Ternyata kita memiliki ikatan takdir yang menarik ya, Kotoko-chan.” Dahi Kotoko berkerut, “Takdir?”

Sementara itu, dari balik pintu depan, muncul seorang pria yang berjalan masuk dengan santai.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-09

“Wah, orang yang diomongin datang juga. Sepertinya Oni-chan (Kakak laki-laki) baru sampai.”

“Oni-chan?” Kotoko yang clueless hanya tersenyum sambil melanjutkan memakan hidangan, sebelum akhirnya seorang pria memasuki ruangan, dan keterkejutan langsung menyergap Kotoko. Dengan histeris Kotoko teriak begitu melihat sosok yang kini berdiri tenang di ruang tamu.

Irie Naoki kini berdiri di hadapannya. Dengan acuh tak acuh, ia memperkenalkan diri.

Saking Shocknya, Kotoko Cuma bisa menganga sambil terpaku beberapa detik, berkali-kali melihat ke arah Naoki dan Iri-chan secara bergantian. Dengan keterkejutan yang masih terbias di suaranya, Kotoko berkata “Eh.. Habis.. Iri-chan dan Irie-kun sama sekali tidak mirip.” Mendengar itu Iri-chan hanya tertawa dan berkata “Mereka semua mengambil gen Ibunya. Mereka beruntung bukan? Hahahaha…”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-10

Namun Kotoko masih belum bisa menguasai keterkejutannya. Dengan terpana ia duduk sambil memandang Naoki yang masih tenang menyesap tehnya. (Di sini Kotoko kocak banget. Makan terus sambil ngeliatin Naoki. Hahaha..)

Di tengah suasana canggung itu, Ibu Naoki berkata “Tapi Tante kaget kalian sudah mengenal satu sama lain. Jangan-jangan kalian satu kelas?”

Kotoko hanya tersenyum miris, sebelum akhirnya Naoki berkata “Kelas kita terpisah jauh, tapi akhir-akhir ini kami bertemu lewat insiden yang menarik. Benar, kan, Kotoko-san?” (Di sini saya kaget sekali Naoki sudah bisa memanggil nama depan Kotoko. :D)

Lalu Yuki muncul ingin menanyakan PR kanjinya pada Kotoko yang ternyata sangat rumit. Akhirnya Kotoko menjawab dengan jawaban yang cukup konyol, mengundang tawa cemooh dari Yuki. Yang mengejutkan setelah itu, yakni mendengar pengakuan Yuki yang bilang bahwa “Aku sangat membenci kamu.”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-10_01

Suasana langsung berubah kikuk. Akhirnya Ibu Naoki membelah kecanggungan dengan berkata ingin menunjukkan kamar Kotoko yang baru. Ternyata kamar tersebut sangat indah, dengan nuansa pink yang mewarnai. Boneka-boneka bertebaran, dengan kelambu putih jernih yang menghiasi tempat tidur Kotoko. semua ini membuat Kotoko benar-benar senang. Katanya, karena Ibu Kotoko sudah meninggal sejak lama, Kotoko jarang memiliki benda-benda indah karena hanya tinggal berdua dengan ayahnya. Hal ini membuat Ibu Naoki sangat senang. Katanya “Mulai sekarang kita harus akrab, ya Kotoko-chan!”

Tapi suasana hangat langsung terpecah begitu Naoki masuk dan mengatakan bahwa ini dulunya kamar Yuki. Kata Naoki, “Terima kasih padamu, barang-barang anak kecil masuk ke dalam kamarku dan jadinya sangat sempit sekali.” Seketika itu Kotoko-chan langsung sadar alasan Yuki membencinya.

Setelah itu dengan wajah Innocent, Ibu Yuki mengatakan bahwa ia harus turun kebawah untuk menyiapkan makan malam, meninggalkan Naoki dan Kotoko yang canggung dan tak tahu harus berkata apa. Memecah keheningan, Naoki berkata  sambil membawa barang-barang bawaan Kotoko: “Apa yang harus kubantu?”

Kotoko menampik tangan Naoki dan merebut barang bawaannya dengan paksa, membuat tasnya jatuh.  Lalu isi tasnya berhamburan berantakan, menampakkan sebuah surat yang Naoki kenali sebagai surat cinta Kotoko untuk dirinya. Setelah itu dengan dingin Naoki berkata “Ah, betul juga. Kau tak perlu bantuanku bukan?” lalu dengan angkuh ia melanjutkan “Kau di sini atau kau tidak di sini, tidak ada hubungannya denganku. Mulai sekarang jangan mengganggu kehidupanku.”

Chance Tertimpa bintang jatuh adalah satu banding sejuta. Aku yakin bahwa anak perempuan yang tinggal serumah dengan pria yang baru saja menolaknya, juga satu banding sejuta.

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-11

Esoknya, dua keluarga berbincang dengan hangat di ruang makan dan having breakfast together. Dengan pandangan menerawang, Kotoko membatin, “Aku sarapan dengan Irie Naoki yang ‘itu’”

Lol.. di sini yang lucu pas Irie minum teh, Kotoko saking terpananya ikut-ikutan minum teh, nggak sadar kalau itu teh panas. Lalu dengan cuek Naoki sudah selesai makan, dan pamit ke sekolah tanpa melirik Kotoko sedikitpun. Setelah itu Kotoko menyusul.

Kotoko berlari-lari kecil untuk menyejajari langkahnya dengan langkah Naoki. Kemudian Naoki berkata dengan dingin. “Hei, bisa kau berjalan jauh dariku? Aku tidak ingin berjalan bersama orang yang penuh remah roti.”

Ketika Kotoko sibuk membenahi penampilannya, Naoki berkata “Setidaknya jalan 2 meter di belakangku!”  lalu dengan wajah dinginnya ia melanjutkan. “Jangan bicara di sekolah kalau kita tinggal bersama. Jangan pernah bicara padaku di sekolah. Aku tidak ingin terlibat rumor yang tidak berguna.”

Kalimat terakhir ini memicu kemarahan Kotoko. “Tidak berguna?”

Lalu dengan nada penuh kebencian, Naoki berkata, “Aku sangat benci pada wanita bodoh.”

01_Itazura_na_Kiss_Love_in_Tokyo_1ep01-12

 

***

Lol.. sejauh ini, episode 1 cukup memuaskan bagi saya, walaupun di satu dan lain hal, menurut saya alurnya agak lambat jika dibandingkan dengan drama lain. Apalagi mengingat Itazura na Kiss tahun 1996 yang alurnya melesat kayak kereta ekspress (walau banyak adegan yang nggak nyambung dengan komiknya). Tapi saya suka melihat potrayalnya Honoka Miki sebagai Kotoko. Lucu dan ekspresif menurut saja. Di sisi lain Naoki keliatan datar banget dan belum keliatan kejamnya saat ngebully Kotoko. walaupun senyum cemooh dia saat bilang “Yakin nggak mau bantuan dariku?” itu cukup mewakili sifatnya yang suka ngebully, but I want to see more!

Gimana ya kelanjutan kisah mereka? Jya, sampe ketemu di episode selanjutnya!

Read next: Itazura na Kiss Love in Tokyo 1 episode 2

Lagi demen nonton dramanya the silly but cute Matsuda Ryuhei. Selalu terkagum-kagum sama versatilitas drama Jepang. Demen karakter tsundere, drama yang genrenya unik seperti Akumu-chan, juga suka ngeliat akting Kaku Kento di 1/2 Ranma Live action.
Share the loves of drama asia!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
http://reviewdramaasia.com/2016/01/03/itazura-na-kiss-love-in-tokyo-1-recaps-episode-01/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>